Pencarian

Kelurahan Tanah Baru Juara Camat Cup Bogor Utara 2026 Usai Kalahkan Cimahpar Lewat Adu Penalti

Kamis, 10 September 2026 • 06:16:01 WIB
Kelurahan Tanah Baru Juara Camat Cup Bogor Utara 2026 Usai Kalahkan Cimahpar Lewat Adu Penalti
Kelurahan Tanah Baru meraih juara Camat Cup Bogor Utara 2026 setelah mengalahkan Cimahpar melalui adu penalti di GOM Bogor Utara, Rabu (9/9/2026).

BOGOR — Turnamen sepak bola antarkelurahan di Kecamatan Bogor Utara kembali bergulir setelah sempat vakum dua tahun. Camat Cup 2026 yang digelar di GOM Bogor Utara, Cimahpar, mempertemukan Kelurahan Tanah Baru dan Kelurahan Cimahpar di laga pamungkas, Rabu (9/9/2026).

Pertandingan berjalan ketat dan harus diselesaikan lewat drama adu penalti. Tanah Baru keluar sebagai pemenang sekaligus membawa pulang piala bergilir dan domba super sebagai hadiah utama.

Ajang Kembali Hidup Setelah Vakum 2024-2025

Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kembali kompetisi tahunan ini. Sebelumnya, Camat Cup terakhir digelar pada 2023 dan sempat terhenti pada 2024 serta 2025.

“Alhamdulillah, setelah sempat dilaksanakan pada 2023 lalu vakum pada 2024 dan 2025, tahun 2026 ini bisa kita laksanakan kembali,” ujar Riki usai laga final.

Antusiasme Warga dan Ketua RW Meluap

Turnamen ini tidak hanya diikuti para pemain dari 7 kelurahan di Bogor Utara. Para ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna, hingga pengurus koperasi turut ambil bagian dalam menyukseskan acara.

“Antusiasme dari para ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna, hingga pengurus koperasi sangat luar biasa. Permainan berjalan ketat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” kata Riki.

Tensi Memanas di Lapangan, Camat Beri Respons

Laga final tidak lepas dari dinamika. Sempat terjadi ketegangan antara pemain dan pendukung di lapangan akibat tingginya semangat membela wilayah masing-masing.

Riki menilai hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi. Meski demikian, ia memastikan situasi tetap aman dan kondusif hingga pertandingan usai.

“Itu hal yang biasa karena antusias membela kelurahannya, sehingga tensi pertandingan sempat memanas. Namun situasi tetap kondusif. Selesai pertandingan terbukti mereka saling memaafkan,” tegasnya.

“Khilaf itu biasa, tapi sportivitas tetap nomor satu dalam olahraga,” sambung Riki.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogor-today.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks