Pencarian

19 Destinasi Wisata Purwakarta yang Populer dan Menarik untuk Dikunjungi

Rabu, 09 September 2026 • 11:34:31 WIB
19 Destinasi Wisata Purwakarta yang Populer dan Menarik untuk Dikunjungi
Waduk Jatiluhur di Purwakarta menyuguhkan panorama perbukitan hijau yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

PURWAKARTA — Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat memiliki beragam destinasi wisata yang sedang populer dan layak untuk dijelajahi. Wilayah ini menyimpan keindahan alam serta kekayaan budaya yang khas, termasuk Waduk Jatiluhur yang sudah dikenal luas dan kuliner Sate Maranggi yang menggugah selera. Suasana yang tenang menjadikan Purwakarta sebagai tempat yang ideal untuk melepas kepenatan dari rutinitas kota besar.

Meski popularitasnya belum setinggi destinasi di Bandung, Purwakarta tetap memiliki banyak lokasi wisata yang menarik. Berbagai pilihan tersebut bisa menjadi alternatif liburan yang menyenangkan bagi wisatawan. Berikut adalah 19 tempat wisata di Purwakarta yang sedang naik daun dan wajib dikunjungi.

Kuliner Legendaris Sate Maranggi Haji Yetty

Bagi pecinta kuliner, Sate Maranggi Haji Yetty merupakan tujuan yang kerap dikunjungi saat berada di Purwakarta. Makanan khas daerah ini selalu membuat pengunjung penasaran untuk mencicipi cita rasa otentiknya. Warung yang berdiri sejak tahun 1985 ini berlokasi di Cibungur, Purwakarta, dan tidak sedikit pengunjung yang sengaja keluar dari jalan tol untuk mampir.

Pada periode libur besar, penjualan sate di tempat ini bisa mencapai hingga 2 ton daging sapi dan kambing. Sementara itu, di hari-hari biasa, jumlah daging yang diolah mencapai sekitar 400 kilogram. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap kuliner legendaris ini.

Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata

Waduk Jatiluhur awalnya dibangun untuk memenuhi kebutuhan irigasi, pembangkit listrik, budidaya ikan, dan pasokan air bersih. Seiring berjalannya waktu, pengelola menyadari potensi wisata di lokasi ini sehingga waduk dikembangkan sebagai destinasi rekreasi. Letaknya yang hanya sekitar 9 km dari pusat kota membuat tempat ini mudah dijangkau dengan kendaraan. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas menarik, termasuk berburu spot foto unik di tengah lingkungan yang didominasi perbukitan hijau. Harga tiket masuknya cukup ramah, yakni sekitar Rp20.000 per orang.

Selain Waduk Jatiluhur, terdapat pula Waduk Cirata yang berada di Desa Margalaksana, Cipeundeuy. Genangan airnya membentang hingga tiga kabupaten, yaitu Bandung, Purwakarta, dan Cianjur. Fungsi utama waduk ini adalah sebagai pembangkit listrik tenaga air, namun keindahan alam di sekitarnya menarik banyak pengunjung. Di sepanjang perjalanan menuju lokasi, terdapat sejumlah warung yang menyajikan menu ikan bakar dan nasi liwet khas daerah tersebut.

Wisata Sejarah: Stasiun Purwakarta, Gua Jepang, dan Gua Belanda

Bagi pengguna kereta, pengunjung bisa turun di Stasiun Purwakarta yang terletak di Nagri Tengah. Bangunan stasiun ini masih mempertahankan gaya arsitektur kolonial yang klasik. Daya tarik unik di lokasi ini adalah tumpukan bangkai kereta api yang tidak lagi digunakan, dengan struktur yang menjulang hingga sekitar 7 meter dan kerap menjadi latar foto bernuansa retro. Akses ke area ini tidak bebas, sehingga pengunjung disarankan meminta izin terlebih dahulu kepada petugas.

Purwakarta juga memiliki Gua Jepang yang dibangun pada masa pendudukan Jepang dengan sistem kerja paksa. Awalnya, gua ini difungsikan untuk menyimpan persenjataan dan mesiu serta menjadi pusat komunikasi radio militer. Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat Gua Belanda yang dibangun pada 1941 dan awalnya berfungsi sebagai terowongan penghubung PLTA Bengkok. Kini, kedua gua tersebut menjadi objek wisata sejarah yang menarik bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi peninggalan masa lalu.

Gunung Lembu, Gunung Bongkok, dan Gunung Parang

Pecinta alam bisa menjadikan Gunung Lembu sebagai destinasi favorit untuk menjelajahi keindahan Purwakarta. Pendakian menuju puncak membutuhkan tenaga ekstra karena jalurnya cukup terjal, sehingga lebih cocok untuk orang dewasa dengan kondisi fisik baik. Sesampainya di puncak, pengunjung akan disuguhi panorama menakjubkan berupa pemandangan Kota Purwakarta dan Waduk Jatiluhur dari ketinggian. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah menjelang sore agar dapat menikmati momen matahari terbenam yang indah.

Berbeda dengan Gunung Lembu yang terkenal dengan sunset, Gunung Bongkok justru dikenal sebagai tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Dengan ketinggian kurang dari 1.000 mdpl, gunung ini relatif mudah didaki, termasuk bagi pemula. Di puncak, terdapat dua area utama untuk menikmati panorama, yaitu Puncak Datar dan Puncak Batu Tumpuk. Dari kedua lokasi tersebut, pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Purwakarta, Gunung Parang, dan Waduk Jatiluhur.

Bagi pengunjung yang menyukai aktivitas menantang, Gunung Parang menawarkan berbagai kegiatan ekstrem seperti hammock di ketinggian dan rappelling. Tersedia juga area khusus bernama Badega Parang yang dirancang bagi penggemar panjat tebing. Di tebing, sudah dipasang beberapa besi penunjang sehingga pengunjung non-profesional tetap dapat melakukannya dengan aman. Lokasi gunung ini berada di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru.

Keindahan Alam: Pasir Langlang Panyawangan dan Air Terjun

Pasir Langlang Panyawangan merupakan kawasan hutan pinus yang asri di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Kiarapedes. Udaranya terasa sejuk dan segar karena pepohonan yang rimbun, sehingga banyak wisatawan datang untuk menikmati panorama alam sekaligus berfoto. Bagi yang ingin lebih petualang, pengunjung bisa berjalan sekitar satu jam dari gerbang hutan menuju Curug Cimanah Rasa. Sebelum memasuki kawasan hutan, pengunjung perlu membayar tiket masuk sekitar Rp5.000.

Curug Tilu menawarkan pemandangan air terjun yang memikat di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari. Curug ini mulai dibuka pada 2016 dan dikelola oleh warga setempat. Nama "tilu" berasal dari bahasa Sunda yang berarti tiga, mengacu pada jumlah aliran air terjun di masa lalu, meski kini hanya satu aliran utama yang tersisa. Di lokasi ini, pengunjung dapat berenang, berendam, atau bersantai menikmati udara sejuk dengan tiket masuk sekitar Rp7.500 per orang dan sewa ban Rp5.000.

Curug Cipurut memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan berada dalam kawasan Cagar Alam Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Cileungsing, Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa. Pengunjung bisa berenang, bersantai, atau berkemah di area camping yang tersedia dengan biaya masuk sekitar Rp7.500 per orang dan biaya berkemah Rp15.000 per orang. Sementara itu, Curug Suhada yang memiliki ketinggian sekitar 7 meter terletak di Desa Sindanglaya, Kecamatan Sukatani, tidak jauh dari Gunung Bongkok. Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk untuk curug ini, hanya perlu membayar parkir kendaraan.

Sungai Cidomas menyajikan panorama air jernih yang menenangkan di kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Cidomas RT 01/RW 01, Desa Babakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes. Tempat ini cocok untuk berenang, bersantai, atau berfoto di tengah alam yang asri.

Wisata Budaya dan Edukasi: Bale Indung Rahayu dan Galeri Wayang

Museum Bale Indung Rahayu yang terletak di Gg. Tj. II No.10, Nagri Tengah, menghadirkan pengalaman edukatif yang mengangkat peran penting seorang ibu. Tempat ini memadukan estetika dan teknologi digital dengan koleksi seni, foto, dan permainan tradisional seperti congklak, miniatur rumah adat Sunda, serta alat musik dan kuliner khas Sunda. Museum ini dapat dikunjungi secara gratis oleh masyarakat.

Galeri Wayang di Kompleks Pemda Purwakarta, Nagri Kidul, merupakan destinasi menarik bagi pecinta budaya. Galeri ini memamerkan berbagai jenis wayang Nusantara, mulai dari wayang Betawi, wayang Cepak Cirebon, wayang Suket, hingga wayang Klitik Surabaya. Pengunjung juga berkesempatan memainkan wayang kulit, wayang golek, maupun topeng wayang orang, sehingga pengalaman yang didapat menjadi lebih interaktif.

Rekreasi Keluarga: Taman Air Mancur Sri Baduga, Cikao Park, dan Anugerah Waterpark

Taman Air Mancur Sri Baduga yang terletak di Jalan K.K. Singawinata, Nagri Kidul, merupakan kebanggaan Purwakarta dengan pertunjukan air mancur menari berwarna-warni. Atraksi ini dilengkapi teknologi sinar laser yang membentuk animasi dan efek cahaya memukau. Pengunjung dapat memasuki taman setiap hari secara gratis, namun pertunjukan air mancur hanya tersedia setiap malam minggu.

Cikao Park yang dibuka sejak 2014 menawarkan kombinasi wisata rekreasi dan edukasi untuk keluarga. Taman ini memiliki waterpark dengan kolam ombak dan mandi busa, taman satwa dengan hewan seperti kanguru dan burung, serta wahana edukatif seperti Rumah Ilusi dan area bermain anak. Tiket masuk pada hari biasa mulai dari Rp20.000, tiket waterpark Rp30.000, dan naik menjadi Rp50.000 pada akhir pekan.

Anugerah Waterpark Bunder merupakan destinasi rekreasi air terbesar dan terlengkap di Purwakarta. Berlokasi di Desa Cibening, Kecamatan Bungursari, waterpark ini resmi dibuka pada 6 Desember 2021. Terdapat empat kolam renang dengan kedalaman berbeda, area bermain anak, seluncuran air, dan wahana menantang seperti flying fox. Fasilitas pendukung termasuk gazebo, ruang rapat, serta petugas medis siap siaga.

Destinasi Lainnya: Taman Panca Warna

Taman Panca Warna menghadirkan nuansa alam penuh warna dengan beragam bunga indah di Jalan Ganda Negara, Nagri Kidul. Taman ini dilengkapi kolam air mancur dengan jembatan melengkung dan bangunan pendopo yang menjadi ikon. Pengunjung bisa bersantai di area duduk yang nyaman atau memanfaatkan fasilitas Wi-Fi gratis. Suasana taman yang asri menjadikannya lokasi favorit untuk berfoto dan menikmati waktu luang.

Purwakarta menghadirkan berbagai tempat wisata yang sedang populer dengan beragam pilihan aktivitas. Mulai dari wisata alam, kuliner, sejarah, hingga rekreasi keluarga, semua tersedia untuk pengalaman liburan yang berkesan.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks