Potensi Bahan Baku yang Belum Tergarap
JAWA BARAT — Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Todotua Pasaribu, menegaskan Indonesia sejatinya memegang kunci utama ekosistem industri ini. Sebanyak 87 persen komponen panel surya dapat dipasok dari material dalam negeri.
"Silika kita punya, kemudian aluminium," ujarnya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang disiarkan Youtube INDEF, Kamis (3/9/2026).
Tantangan Rantai Pasok Domestik
Meski material mentah melimpah, sejumlah komponen utama masih menjadi pekerjaan rumah. Polysilicon, silicon rod, dan wafer belum dapat diproduksi penuh di dalam negeri.
"Yang main-mainnya ini masih belum ada. Masih belum polysilicon, silicon rod-nya, dan lain-lain. Ini yang kita dorong," kata Todotua.
Strategi Hilirisasi untuk Energi Hijau
Pengembangan industri komponen ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi besar. Tujuannya bukan sekadar industrialisasi, tetapi secara fundamental menekan biaya energi hijau yang selama ini masih relatif tinggi dibandingkan sumber konvensional. Editorial Context: Artikel ini disusun berdasarkan pernyataan resmi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia. Data persentase bahan baku (87%) dan target kapasitas proyek (100 GW) merupakan kutipan langsung dari sumber.