BANDUNG — Laga play-off AFC Champions League 2 (ACL 2) 2026 menjadi momentum penentu bagi Persib Bandung. Pertandingan melawan Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026), akan berjalan dalam kondisi berbeda: tanpa kehadiran Bobotoh di tribun.
Striker Persib, Ramon Tanque, menegaskan bahwa persiapan tim berjalan sangat matang. Ia menyadari pertandingan ini memiliki arti krusial bagi kelanjutan langkah tim di kompetisi Asia.
"Persiapan kami sangat matang. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini karena ini adalah satu laga yang sangat menentukan. Manila juga pasti datang dengan persiapan yang baik, jadi kami pun bersiap sangat keras," ujarnya.
Absennya Bobotoh: Kehilangan yang Terasa
Larangan penonton yang dijatuhkan AFC buntut insiden musim lalu membuat laga kandang ini kehilangan atmosfer dukungan langsung. Ramon mengakui hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi mental para pemain.
"Suporter sangat penting bagi kami. Mereka adalah dukungan utama. Keberadaan mereka selalu memberi semangat. Tanpa Bobotoh, tentu terasa berbeda," kata Ramon menambahkan.
Modal Kemenangan Tahun Lalu Tak Jadi Patokan
Meski Persib pernah menaklukkan Manila Digger pada pertemuan sebelumnya, Ramon menolak menjadikan hasil itu sebagai ukuran kekuatan lawan. Ia menilai setiap pertandingan memiliki dinamika dan tingkat kesiapan yang berbeda.
"Setiap tahun berbeda. Mereka akan datang lebih siap, begitu pula dengan kami. Jadi, kami akan berjuang keras untuk meraih kemenangan," tegasnya.
Fokus Penuh Menatap Laga Penentuan
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Persib dihadapkan pada satu misi utama: memastikan kemenangan untuk melaju ke babak berikutnya. Tekanan tampil tanpa dukungan langsung Bobotoh menjadi ujian tersendiri bagi skuat asuhan pelatih Maung Bandung.
Konsentrasi penuh tengah diarahkan untuk menghadapi gaya bermain Manila Digger yang diprediksi tampil lebih baik dari pertemuan sebelumnya. Laga Senin nanti akan menjadi pembuktian kematangan Persib di pentas Asia.