Pencarian

Pemkab Bogor Perluas Ruang Ekspresi Seniman, dari Alun-alun hingga Panggung CFD

Minggu, 23 Agustus 2026 • 08:07:31 WIB
Pemkab Bogor Perluas Ruang Ekspresi Seniman, dari Alun-alun hingga Panggung CFD
Seniman menampilkan pertunjukan di panggung Car Free Day (CFD) yang digelar Pemkab Bogor sebagai ruang ekspresi seni dan budaya.

BOGOR — Seniman dan budayawan di Kabupaten Bogor kini memiliki lebih banyak panggung untuk berekspresi. Pemkab Bogor tidak hanya menyediakan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi melalui berbagai agenda rutin seperti CFD dan gelar budaya.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerahnya tidak hanya berorientasi pada kebutuhan fisik masyarakat. Ruang publik juga dirancang sebagai tempat bertemunya gagasan dan kreativitas.

Fasilitas yang Bisa Digunakan Seniman

Sejumlah lokasi kini dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan dan pameran karya. Beberapa di antaranya adalah Alun-alun Tegar Beriman Cibinong, Cibinong Setu Plaza, Taman Siliwangi, Gelora Pakansari, serta Auditorium dan Gedung Tegar Beriman. Alun-alun di sejumlah kecamatan juga ikut difungsikan.

“Ruang ekspresi, ruang kreasi dan ruang kolaborasi ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan daerah, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujar Ajat dalam keterangan resmi Humas Pemkab Bogor.

Panggung Rutin dan Gelar Budaya

Selain tempat permanen, Pemkab Bogor juga menghadirkan panggung berkala. Car Free Day (CFD) yang digelar setiap pekan kerap menampilkan pertunjukan dari sanggar seni maupun budayawan. Kesempatan tampil juga terbuka lebar melalui helaran dan gelar budaya tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Ajat menilai ruang-ruang tersebut penting agar kebudayaan tidak hanya menjadi sesuatu yang disimpan atau dikenang, tetapi terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagian fasilitas memang sudah direncanakan lama, tetapi pelaksanaannya mulai terlihat lebih signifikan di kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto.

Dengan bertambahnya titik ekspresi ini, para pelaku seni diharapkan tidak lagi kesulitan mencari panggung. Menjaga kebudayaan pada akhirnya bukan hanya soal merawat masa lalu, tetapi juga memberi tempat bagi kreativitas untuk tumbuh di masa depan.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: satujabar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks