JAWA BARAT — Departemen Pertanian dan Lingkungan Provinsi Lao Cai mencatat hujan deras yang berlangsung hingga 30 Juli telah melumpuhkan aktivitas di 20 kecamatan dan desa. Tanah longsor dan banjir bandang merusak puluhan rumah, menghanyutkan perahu nelayan, serta menimbun kolam pembenihan ikan sturgeon milik warga di Komune Ban Xeo.
Evakuasi Warga dan Kerusakan Permukiman Terkonsentrasi di Tiga Komune
Di Komune Bat Xat, tiga rumah tangga di Desa Lao Vang yang berada di zona rawan longsor masih dipantau ketat, sementara enam keluarga lainnya harus membersihkan rumah yang terendam lumpur dan bebatuan. Di Komune Thuong Ha, 16 rumah terdampak, satu di antaranya rusak parah.
Pemerintah setempat bergerak cepat memindahkan 35 keluarga yang tersebar di beberapa desa ke tempat penampungan sementara. Tujuh keluarga lainnya dievakuasi mendesak setelah retakan tanah terdeteksi di sekitar permukiman mereka.
156 Hektare Sawah Terendam, Enam Ton Ikan Sturgeon Mati
Sektor pertanian menjadi yang paling parah menanggung dampak. Data dinas mencatat lebih dari 156 hektare padi, jagung, sayuran, dan tanaman tahunan rusak akibat genangan. Lahan budidaya perikanan seluas 0,385 hektare juga ikut terdampak.
Kerugian terbesar terjadi di Komune Ban Xeo. Longsor menimbun tujuh kolam pembenihan ikan sturgeon, memusnahkan sekitar 6 ton ikan siap jual dan 8.000 benih. Di Bat Xat, banjir menghanyutkan dua perahu nelayan milik warga dan merusak 8 hektare sawah yang digarap lebih dari 70 rumah tangga.
Akses Jalan Terputus, Perbaikan Infrastruktur Butuh Dana 3,38 Miliar VND
Bencana ini meninggalkan setidaknya 10 titik longsor dengan volume material mencapai 300 meter kubik yang menutupi jalur transportasi. Jalan Sau Chua di wilayah Sa Pa sempat lumpuh total saat batu dan tanah dari tanggul jatuh menutupi seluruh permukaan jalan pada 29 Juli, memaksa warga berjalan kaki melewati area tersebut.
Secara keseluruhan, tercatat 40.223 meter kubik tanah longsor di seluruh provinsi. Kerusakan infrastruktur meliputi 1.933 meter kubik tanggul, 22 meter lereng jalan, serta 2.010 meter kubik permukaan jalan aspal yang hancur. Perkiraan sementara kerugian di sektor transportasi mencapai 3,38 miliar VND.
Pemprov Fokus pada Pemulihan Cepat dan Peringatan Dini
Pemerintah daerah saat ini masih melakukan pendataan ulang kerusakan sambil memantau perkembangan cuaca untuk mengantisipasi longsor susulan. Alat berat dan personel gabungan dikerahkan untuk membersihkan material longsor di ruas jalan utama yang menghubungkan Komune Coc San, Bao Ha, Muong Khuong, dan Mo Vang.
Prioritas jangka pendek adalah memulihkan akses logistik dan memastikan warga yang mengungsi mendapatkan kebutuhan dasar. Dinas terkait juga menginstruksikan pengawasan ketat di permukiman lereng bukit menyusul prediksi curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.