Pencarian

Kuningan Canangkan Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam, Bupati: Bukan Sekadar Bersih-bersih

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:43:01 WIB
Kuningan Canangkan Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam, Bupati: Bukan Sekadar Bersih-bersih
Pemerintah Kabupaten Kuningan mencanangkan Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam di kompleks Pemakaman Astana Gede, Jumat (21/8).

KUNINGANGerakan Bersama Sauyunan Miara Makam atau Gema Saumima resmi dicanangkan di kompleks Pemakaman Astana Gede, Jalan Syeh Maulana Akbar, Kuningan. Kegiatan ini menjadi rangkaian menyambut Hari Jadi Kuningan ke-528 yang jatuh pada 1 September 2026.

Bukan Hanya Soal Kebersihan Makam

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, menyebutkan bahwa merawat makam memiliki nilai lebih dari sekadar menjaga kebersihan. Aktivitas ini merupakan bentuk penghargaan atas jasa para pendahulu sekaligus cara menanamkan kepedulian kepada generasi muda.

"Merawat makam bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya untuk menghargai jasa para pendahulu, menjaga warisan sejarah dan budaya, serta menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada generasi muda," ujar Emup Muplihudin saat pencanangan, Jumat (21/8).

Menurutnya, keberadaan makam tidak bisa dilepaskan dari nilai sejarah, budaya, dan identitas masyarakat. Pelaksanaan gerakan ini melibatkan pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat.

Membangun Gerakan Sosial yang Mulai Luntur

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa Gema Saumima memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kegiatan bersih-bersih makam. Gerakan ini dirancang untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga hubungan historis antara generasi saat ini dengan para leluhur.

"Kita tidak hanya melaksanakan bebersih saja, tetapi sedang membangun sebuah gerakan sosial, gerakan budaya, gerakan keagamaan yang memang semakin hari semakin luntur," tutur Bupati.

Bupati menilai makam memiliki arti penting dalam menjaga identitas sosial dan sejarah suatu daerah. Melalui makam, generasi sekarang dapat mengenal kembali para pendahulu yang telah berkontribusi dalam perjalanan Kabupaten Kuningan.

Ziarah ke Lima Makam Leluhur

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan melakukan ziarah kubur ke sejumlah makam leluhur. Lokasi yang dikunjungi meliputi kompleks Pemakaman Astana Gede Kuningan, Makam Cigugur, Makam Cikaso, Makam Luragung, dan Makam Ciwaru.

Kegiatan ziarah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus menumbuhkan rasa hormat terhadap sejarah lokal. Gema Saumima diharapkan berkelanjutan dan melibatkan partisipasi aktif warga dalam menjaga situs-situs bersejarah di wilayah masing-masing.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks