Pencarian

Guru di Cibadak dan Cicurug Dibekali Teknik Digital Storytelling, Ini yang Dipelajari Selama 3 Hari

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:22:31 WIB
Guru di Cibadak dan Cicurug Dibekali Teknik Digital Storytelling, Ini yang Dipelajari Selama 3 Hari
Guru di Cibadak dan Cicurug mengikuti pelatihan digital storytelling selama tiga hari.

SUKABUMI — Selama tiga hari, para guru dari RA, SMP Plus Luqmanulhakim, dan SDN Nyangkowek 2 di Sukabumi tidak sekadar duduk mendengarkan teori. Mereka diajak praktik langsung merancang storyboard, merekam narasi, hingga menyunting video pembelajaran.

Apa Itu Digital Storytelling yang Diajarkan?

Narasumber utama Ati Susilawati menjelaskan bahwa DST menggabungkan cerita, gambar, ilustrasi, video, animasi, musik, dan narasi dalam satu format digital. "Guru perlu memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif agar siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya sebagai sarana belajar yang efektif," ujarnya.

Menurut Ati, metode ini membantu siswa memahami materi melalui visualisasi dan alur cerita kontekstual. Selain meningkatkan motivasi belajar, DST juga memperkuat daya ingat, mengembangkan kreativitas, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.

Dari Teori ke Praktik: Materi yang Dipelajari Guru

Ketua Program Studi Magister Pedagogi, Dyah Lyesmaya, membuka kegiatan dengan materi "Theory to Practice Pedagogy". Ia menekankan pentingnya menjembatani teori pendidikan dengan praktik nyata di ruang kelas. "Teori pendidikan harus hadir dan dirasakan manfaatnya di ruang kelas. Mahasiswa dan dosen perlu terlibat langsung dalam praktik nyata yang mampu memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan," katanya.

Selama workshop, peserta mendapatkan materi bertahap:

  • Konsep dasar DST dan penyusunan tujuan pembelajaran
  • Pembuatan storyboard, penulisan naskah, dan pemilihan aset visual
  • Teknik perekaman suara, penggunaan aplikasi digital, hingga penyuntingan video
  • Sesi presentasi karya untuk mendapatkan umpan balik langsung

Antusiasme Guru dan Harapan Lahirnya Inovasi Baru

Assoc. Prof. Entit Puspita yang mendampingi workshop mengapresiasi semangat peserta yang aktif berdiskusi dan praktik. Menurutnya, kegiatan ini memperkuat kompetensi digital guru sekaligus mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. "Penguatan kompetensi guru merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap lahir lebih banyak inovasi pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era digital," ujarnya.

Panitia menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMP Plus Luqmanulhakim, Satria Nurrajab Tanoedjiwa, beserta jajaran sekolah atas dukungan penuh selama kegiatan. Workshop ini menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang rutin digelar Program Magister Pedagogi Universitas Nusa Putra untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Bagikan
Sumber: radarsukabumi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks