Pencarian

Beli Obat di Gojek Kini Bisa Tanpa Keluar Rumah, Begini Cara Aman agar Tak Kena Obat Palsu

Rabu, 03 Juni 2026 • 00:20:01 WIB
Beli Obat di Gojek Kini Bisa Tanpa Keluar Rumah, Begini Cara Aman agar Tak Kena Obat Palsu
GoMed di Gojek memudahkan pembelian obat tanpa harus keluar rumah.

JAWA BARAT — Bagi warga Jakarta dan kota-kota besar lainnya, demam, sakit kepala, atau kebutuhan obat kronis mendadak tak lagi harus berujung antrean panjang di apotek. Lewat GoMed, pengguna cukup buka aplikasi Gojek, cari ikon palang medis, dan pesan obat dari apotek mitra seperti Kimia Farma, Century, atau Guardian. Sistem GPS akan mendeteksi lokasi terdekat agar ongkos kirim minimal dan obat tiba dalam 30–45 menit untuk radius 5–10 kilometer.

Data BPOM menyebut peredaran obat palsu di pasar digital ilegal masih jadi ancaman serius. Dengan GoMed, rantai pasok terpantau digital—obat dikirim langsung dari apotek fisik legal ke tangan konsumen tanpa perantara pihak ketiga yang tak terverifikasi.

Bagaimana Cara Pesan Obat Resep di Gojek?

Bagi pengguna baru, langkah pertama masuk ke fitur GoMed di halaman utama aplikasi. Jika ikon tak terlihat, klik tombol "Lainnya". Di dalamnya, tersedia tiga kategori: obat bebas (lingkaran hijau) bisa dibeli langsung, obat bebas terbatas (lingkaran biru) dengan peringatan khusus, dan obat keras (lingkaran merah/K) yang wajib unggah foto resep dokter valid atau hasil konsultasi di platform Halodoc.

Aturan ini sesuai Peraturan Menteri Kesehatan untuk mencegah penyalahgunaan obat dan resistensi antibiotik. Setelah unggah resep, sistem akan mencocokkan dengan apotek mitra terdekat. Pembayaran bisa lewat GoPay, PayLater, atau kartu kredit/debit. Begitu terverifikasi, driver akan menjemput obat dan mengantarnya ke alamat tujuan.

Apa Saja Keunggulan GoMed Dibanding Beli Langsung?

Keaslian produk jadi prioritas utama. Semua apotek mitra wajib memiliki Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Kemasan obat disegel rapat untuk menjaga privasi—kondisi medis pengguna tak bocor ke pihak luar. Riwayat transaksi juga tersimpan, memudahkan pengguna memantau konsumsi obat untuk konsultasi dokter di masa depan.

Apakah Semua Obat Bisa Dibeli Lewat GoMed?

Tidak semua. Obat keras tetap memerlukan resep dokter. Pengguna bisa melakukan konsultasi telemedis dulu lewat Halodoc dalam satu ekosistem yang sama. Setelah dapat resep digital, langsung tebus tanpa perlu keluar rumah. Riset internal Gojek dan Halodoc mencatat integrasi ini memangkas waktu tunggu pasien hingga 60 persen dibanding harus datang ke klinik lalu ke apotek.

Bagi warga di luar kota besar, jangkauan layanan masih terbatas pada area mitra apotek yang tersedia. Namun, ekspansi terus dilakukan seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan digital pasca-pandemi.

Siapa Saja yang Paling Diuntungkan?

Masyarakat urban dengan mobilitas tinggi—pekerja kantoran, ibu rumah tangga dengan anak kecil, atau lansia yang kesulitan bepergian—menjadi pihak paling terbantu. Mereka tak perlu mengorbankan waktu kerja atau keamanan demi obat yang sebenarnya bisa diantar. Bagi investor, kolaborasi Gojek-Halodoc ini juga menunjukkan potensi pasar health-tech Indonesia yang terus tumbuh setelah perubahan perilaku konsumsi masyarakat pasca-2020.

Bagikan
Sumber: mawar#4193

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks