JAWA BARAT — Valerion VisionMaster Max hadir sebagai proyektor home theater kompak yang menggabungkan kemampuan optik fleksibel dengan sistem operasi Google TV. Perangkat ini pertama kali diperkenalkan di IFA 2024 dan sempat masuk kampanye crowdfunding sebelum akhirnya benar-benar tersedia di pasar.
Dengan harga $4,999 / £4,349 / AU$5,999, VisionMaster Max berada di segmen premium. Posisinya berhadapan langsung dengan Sony Bravia Projector 7 yang dibanderol $9,999 / £6,999 / AU$13,999, serta alternatif yang lebih terjangkau seperti Xgimi Horizon 20 Max di harga $2,999 / £2,599 / AU$5,999.
Spesifikasi Utama Valerion VisionMaster Max
- Teknologi optik: 3 Laser DLP
- Kecerahan: 3.500 lumens (ISO)
- Ukuran layar didukung: 40 hingga 300 inci
- Sistem operasi: Google TV
- Konektivitas: 2x HDMI 2.1, 1x HDMI 2.0 (eARC), 1x Gigabit Ethernet, 2x USB-A, 1x S/PDIF, 1x audio 3.5mm
- Dimensi: 7,3 x 10,2 x 9,2 inci (185,4 x 259,1 x 233,9 mm)
- Bobot: 15,4 pon (6,99 kg)
- Dukungan HDR: HDR10+, HLG, Dolby Vision
Optik Fleksibel dan Fitur Otomatis
Bagian depan VisionMaster Max memiliki penutup kaca besar tanpa penghalang untuk lensa proyeksinya. Lensa ini mendukung zoom motorized dengan rasio lempar 0,9:1 hingga 1,5:1, plus pergeseran lensa vertikal +/- 105 persen.
Valerion juga menyediakan lensa eksternal opsional yang bisa memperluas rasio lempar hingga 2.0:1. Untuk penyiapan cepat, proyektor ini punya penyesuaian otomatis untuk zoom optik, keystone, fokus, dan penyesuaian layar.
Dari sisi format, VisionMaster Max mendukung konten 24 dan 48 fps serta berbagai format 3D. Untuk gaming, tersedia mode low-latency 4K/60Hz, 1080p/120Hz, dan 1080p/240Hz.
Kualitas Gambar dan Performa
Dalam pengujian, VisionMaster Max menghasilkan proyeksi 4K dengan kejernihan solid dari tepi ke tepi. Kecerahan 3.500 lumens terbukti cukup untuk berbagai konten tanpa perlu menutup tirai atau mematikan lampu ruangan.
Kemampuan level hitam menjadi salah satu keunggulan utamanya. Dari proyektor kompak yang pernah diuji, VisionMaster Max disebut paling mendekati level hitam Sony Bravia Projector 7. Pada adegan gelap, piksel hitam di area letterbox nyaris menyatu sepenuhnya.
Efek pelangi DLP tetap ada, tetapi tergolong paling halus dibanding proyektor DLP lain. Valerion menyediakan pengaturan anti-rainbow effect khusus, meski menimbulkan sedikit suara tambahan dari unit.
Kekurangan yang Perlu Dicatat
Karena mengemas proyeksi lebih terang dalam bodi yang sama dengan saudaranya, sistem pendingin VisionMaster Max bekerja lebih keras. Pada kecerahan penuh, kipas terus berjalan dan menambah kebisingan meski tidak terlalu mengganggu di ruangan besar.
Remote yang disertakan sudah baik untuk navigasi Google TV dan input, tetapi tata letak tombolnya kurang ramah penggunaan dalam gelap. Hanya beberapa tombol navigasi dasar yang menyala, bukan seluruh legenda tombol.
Sistem audio 24W stereo bawaan terdengar cukup berdenting di ruangan kecil, tetapi belum sepadan dengan kualitas gambarnya. Untuk home theater serius, sistem speaker eksternal tetap diperlukan.
Harga dan Ketersediaan
Valerion VisionMaster Max dijual dengan harga $4,999 / £4,349 / AU$5,999. Pada saat penulisan, Valerion menawarkan paket bundel yang mencakup layar proyektor, sistem audio wireless Thunderbeat 4.1.2, dan lensa eksternal untuk menambah jarak lempar.
Beberapa retailer pihak ketiga juga terpantau menjual dengan harga sedikit diskon. Bundel ini menambah nilai signifikan mengingat harga dasarnya yang tinggi.
Posisi Dibanding Kompetitor
Saat pertama diumumkan, VisionMaster Max tampak tak tertandingi di kelasnya. Namun pasar bergerak cepat dengan kehadiran Xgimi Horizon 20 Max yang jauh lebih murah, terang bersaing, dan memakai chip DLP lebih baru dengan dukungan VRR untuk gaming.
Hisense C2 Ultra dan JMGO N1S Ultimate bisa bersaing di fitur, tetapi belum mengejar kualitas gambar dan fleksibilitas optik VisionMaster Max. Keterlambatan Valerion menghadirkan proyektor ini tanpa beberapa fitur baru membuat nilai jualnya sedikit tergeser.
VisionMaster Max cocok untuk pengguna yang mengutamakan kontras dan level hitam dalam ruangan gelap, serta ingin proyektor yang mumpuni di berbagai skenario. Jika anggaran terbatas atau lebih banyak bermain game, menunggu proyektor dengan VRR di harga lebih rendah adalah pertimbangan yang masuk akal.