Pencarian

Titik Api Kembali Muncul di Gunung Ciremai Kuningan, Tim Gabungan Pasang Tandon Air di Blok Jalan Maling

Sabtu, 12 September 2026 • 06:16:02 WIB
Titik Api Kembali Muncul di Gunung Ciremai Kuningan, Tim Gabungan Pasang Tandon Air di Blok Jalan Maling
Titik api kembali terpantau di kawasan Gunung Ciremai, Kuningan, pada Jumat sore.

KUNINGAN — Kepala BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana menyatakan titik api kembali terpantau sekitar pukul 14.30 WIB saat tim memantau kawasan yang sebelumnya terbakar. Kemunculan api diduga berkaitan dengan sisa kebakaran sebelumnya yang belum sepenuhnya padam.

Kondisi itu kemudian memicu api menyambar lahan kering di sekitar lokasi. Hingga Jumat malam, luas area yang kembali terbakar masih dalam pendataan tim di lapangan.

Pemadaman Estafet Libatkan Enam Instansi

Pemadaman dilakukan secara estafet oleh tim gabungan. BPBD Kuningan dibantu TNI, Polri, TNGC, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Mitra TNGC.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim memasang tandon air sebagai tempat penampungan sekaligus menyuplai air ke lokasi titik api. Prioritas saat ini adalah memadamkan titik api dan menangani kepulan asap.

"Saat ini masih dalam proses penanganan, baik asap ataupun titik api," kata Indra Bayu Permana di Kuningan, Jumat 11 September 2026.

Drone Dikerahkan Pantau Sisa Kepulan Asap

Indra menekankan pemantauan menjadi bagian penting setelah proses pemadaman untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala. Pemantauan dilakukan menggunakan drone dan pemeriksaan manual dengan mendatangi langsung lokasi yang terindikasi masih mengeluarkan asap.

Dari hasil pemantauan, TNGC bersama tim gabungan kembali menemukan indikasi kepulan asap. Lokasi tersebut langsung menjadi sasaran penanganan.

"Jadi TNGC beserta tim juga memantau tadi. Lalu mungkin terpantau ada titik kepulan asap yang perlu untuk penanganan," ujar Indra.

Warga Diminta Waspadai Lahan Kering di Sekitar TNGC

Kemunculan titik api susulan ini berdekatan dengan area yang terbakar pada Senin (7/9). Lahan kering di sekitar lokasi menjadi pemicu api cepat menyambar saat sisa bara belum benar-benar padam.

BPBD Kuningan belum merinci total luas lahan yang terdampak sepanjang pekan ini. Pendataan baru dilakukan setelah pemadaman dan penanganan asap tuntas.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks