JAWA BARAT — Infinix resmi menjadwalkan peluncuran XPAD 30 Pro di Indonesia pada 8 September. Tablet ini datang dengan strategi yang jarang dipakai vendor lain di kelasnya: menyematkan layar beresolusi tinggi dan chipset gaming dalam satu perangkat yang harganya diprediksi kompetitif. Ini bukan flagship premium, tapi Infinix mencoba bermain di area yang selama ini didominasi merek seperti Xiaomi (Pad series) dan realme (Pad).
Spesifikasi yang Sudah Dikonfirmasi: Layar dan Chipset
Dari bocoran resmi, dua komponen utama sudah dipastikan. Layarnya berukuran 11 inci dengan resolusi 2.5K. Untuk sebuah tablet menengah, ini nilai jual utama — cukup tajam untuk membaca dokumen, bikin presentasi, atau streaming video. MediaTek Helio G200 Ultimate menjadi otaknya, chip yang biasa diarahkan untuk gaming dan multitasking.
- Layar: 11 inci, resolusi 2.5K
- Chipset: MediaTek Helio G200 Ultimate
- Baterai: kapasitas besar (angka pasti belum dirilis)
- Tanggal rilis: 8 September, penjualan online mulai 9 September pukul 00.00 WIB
Infinix memposisikan XPAD 30 Pro dengan kampanye "BE UNXPADTED" dan tagline "Deadline Killer, Game Winner". Artinya, mereka ingin tablet ini dipakai untuk dua skenario: menyelesaikan pekerjaan dan bermain game. Ini segmen yang masuk akal — tablet menengah sering gagal karena mencoba terlalu banyak hal sekaligus tapi eksekusinya biasa saja.
Yang Belum Diumumkan: RAM, Penyimpanan, dan Harga
Ini catatan penting. Infinix belum menyebut detail RAM dan storage untuk varian Indonesia. Padahal, untuk chipset sekelas Helio G200 Ultimate, jumlah RAM akan sangat menentukan — apakah multitasking-nya benar-benar mulus atau cuma pas-pasan. Kamera dan fitur pendukung lain juga masih jadi misteri.
Soal harga, tidak ada angka resmi yang bocor. Kalau Infinix mengikuti pola XPAD generasi sebelumnya, kemungkinan besar mereka akan membanderolnya di kisaran Rp 3 jutaan. Jika benar, ini akan menjadi salah satu tablet paling menarik di kelas harga tersebut.
Posisi di Pasar: Siapa Kompetitor Langsungnya?
Di rentang harga yang sama, kompetisi cukup ketat. Xiaomi Redmi Pad SE hadir dengan layar 90Hz tapi resolusi lebih rendah. realme Pad Mini menawarkan ukuran 8.7 inci yang lebih ringkas. XPAD 30 Pro mencoba beda dengan menawarkan resolusi 2.5K di layar 11 inci — sesuatu yang biasanya baru ditemukan di tablet yang lebih mahal.
Dengan Helio G200 Ultimate, Infinix juga memberi sinyal bahwa gaming tetap jadi prioritas. Untuk game populer seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, chipset ini seharusnya sanggup di setting tinggi. Tapi daya tahan baterai dan manajemen panas adalah faktor yang belum bisa dinilai sampai perangkat benar-benar diuji.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Kamu Pesan
Sebagai preview, ada beberapa hal yang harus kamu waspadai sebelum memesan pada 9 September nanti:
- Harga pastinya belum rilis — jangan buru-buru pre-order kalau belum ada konfirmasi harga resmi
- Kapasitas baterai tidak disebut — "besar" itu relatif; tunggu angka pastinya
- RAM dan storage jadi penentu — tanpa info ini, performa multitasking masih spekulatif
- Kualitas software dan update — ini biasanya kelemahan tablet menengah, perlu diuji lebih lama
Kesan awal dari spesifikasi yang ada: Infinix tahu persis apa yang dibutuhkan segmen ini. Layar tajam untuk bekerja dan chipset gaming untuk hiburan. Tapi eksekusi di lapangan — mulai dari thermal, baterai, hingga stabilitas sistem — masih perlu dibuktikan.
Review lengkap baru bisa diberikan setelah perangkat ada di tangan dan dipakai dalam waktu cukup. Pantau terus kanal resmi Infinix Indonesia untuk update tanggal dan harga pastinya.