MONACO — Perjalanan perdana Como 1907 di kasta tertinggi sepak bola Eropa langsung berhadapan dengan tembok raksasa. Klub milik keluarga Hartono itu dipastikan bertemu Barcelona, Manchester United, dan Paris Saint-Germain pada fase liga Liga Champions 2026/2027.
Undian yang digelar di Monaco, Jumat (28/8/2026) dini hari WIB, menempatkan Como di pot 4 sebagai tim debutan. Dari delapan laga yang akan dijalani, tiga di antaranya menjadi ujian terberat melawan klub-klub elite Benua Biru.
Lawan Lengkap Como di Fase Liga: Dari Camp Nou hingga Old Trafford
Selain tiga raksasa tersebut, Como juga dijadwalkan menghadapi Feyenoord, Real Betis, RB Leipzig, RC Lens, dan AEK Athens. Kombinasi lawan ini membuat para penggemar klub berjuluk Lariani itu harus bersiap menyaksikan laga-laga berat sejak awal.
Menariknya, drawing ini menjadi buah manis dari perjalanan panjang klub yang baru beberapa musim lalu masih terpuruk di Serie C. Kini, Como berdiri sejajar dengan tim-tim terbaik Benua Biru.
Presiden Mirwan Suwarso: "Kami Tidak Mempercayainya"
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, mengaku sulit percaya dengan pencapaian yang diraih timnya. Ia menegaskan bahwa target utama klub hanyalah menikmati setiap momen di kompetisi paling prestisius antar klub ini.
"Kami tidak mempercayainya. Bagi kami, sangat penting bisa berada di sini. Kami hanya berpikir dari satu hari ke hari lainnya. Kami akan melakukan yang terbaik dan menikmati setiap momennya," ujarnya dikutip dari Football Italia.
Filosofi Fabregas: Tak Terbebani Nama Besar
Menghadapi tim sekelas Barcelona, MU, dan PSG tentu bukan perkara mudah. Namun, Mirwan menegaskan anak asuh Cesc Fabregas tidak ingin terbebani oleh reputasi lawan yang sudah malang melintang di Eropa.
"Kami hanya bisa berusaha yang terbaik, hasilnya akan mengikuti. Hal terpenting bagi kami adalah menikmatinya," katanya.
Dengan skuad yang dihuni pemain-pemain berpengalaman, Como diprediksi akan tampil tanpa tekanan berarti. Kehadiran mereka di Liga Champions musim ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi pecinta sepak bola Indonesia yang selama ini menantikan kiprah klub milik Hartono bersaudara di panggung terbesar Eropa.