Pencarian

Garut Gandeng Kota Damyang Korea Selatan untuk Transfer Teknologi Stroberi dan Bawang Putih, Targetkan Swasembada Pangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:41:31 WIB
Garut Gandeng Kota Damyang Korea Selatan untuk Transfer Teknologi Stroberi dan Bawang Putih, Targetkan Swasembada Pangan
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima delegasi Kota Damyang, Korea Selatan, di Ruang Pamengkang untuk membahas transfer teknologi budidaya stroberi dan bawang putih.

GARUT — Kerja sama ini tidak sekadar impor benih, melainkan adaptasi sistematis teknologi pertanian presisi ke kondisi ekologis Garut. Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa adopsi teknologi budidaya dari Damyang diharapkan mampu mendongkrak kualitas dan kuantitas hasil panen petani lokal.

“Kita ingin tingkatkan kualitas dan kuantitasnya untuk lebih baik lagi,” ujarnya saat menerima delegasi yang dipimpin Mr. Chang di Ruang Pamengkang.

Mengapa Memilih Damyang?

Damyang dikenal memiliki varietas stroberi berukuran besar dengan rasa manis yang menjadi target pengembangan di Garut. Delegasi yang terdiri dari Shin Min-Ho, Hal Young Chul, Minho Seo, dan Park Jae-Chang menyatakan kesiapan berbagi keahlian teknis kepada petani dan penyuluh setempat.

Fokus pengembangan stroberi ini dipadukan dengan percepatan produksi bawang putih. Langkah tersebut merupakan respons langsung terhadap amanat Presiden RI soal swasembada pangan nasional, di mana Garut dituntut berkontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan domestik.

Akademisi Unpad Dilibatkan dalam Negosiasi

Dosen Praktisi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Chung KyongHo, mengapresiasi keterbukaan Pemkab Garut dalam proses ini. Ia optimistis diskusi awal akan membuahkan proyek nyata di lapangan.

Keberhasilan kerja sama ini, menurutnya, harus terukur melalui peningkatan kesejahteraan petani, bukan hanya produktivitas lahan semata. Integrasi akademisi sejak tahap negosiasi memastikan aspek ilmiah dan sosial-ekonomi diperhitungkan secara matang.

Menghindari Kegagalan Adopsi Teknologi Asing

Pendekatan multidisiplin ini dinilai penting untuk mencegah kegagalan implementasi yang kerap terjadi ketika teknologi asing diterapkan tanpa konteks lokal yang memadai. Dengan melibatkan Unpad, pemetaan kesesuaian lahan dan pendampingan budidaya bisa dilakukan sejak awal.

Kolaborasi transnasional ini juga berfungsi sebagai katalis modernisasi sektor pertanian tradisional di Garut. Internalisasi teknologi Korea tidak hanya mengejar hasil panen, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan pendukung pertanian.

Blueprint Diplomasi Ekonomi Berbasis Pertanian

Jika model kerja sama ini berhasil, skema serupa dapat direplikasi di daerah lain sebagai blueprint diplomasi ekonomi berbasis pertanian. Sinergi antara potensi alam Garut dan inovasi teknis Damyang diharapkan menciptakan model pertanian yang mampu bersaing secara komersial.

Keberhasilan proyek stroberi dan bawang putih kelak akan membuktikan bahwa kedaulatan pangan dapat dicapai melalui sinergi global yang menghormati kearifan lokal. Orientasi akhir dari seluruh proses ini adalah kemakmuran petani yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: spirits.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks