JAWA BARAT — Bermain di hadapan pendukung sendiri, Garuda Pertiwi langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun Malaysia yang tampil dengan pertahanan rapat sempat merepotkan lini depan Indonesia pada 10 menit pertama.
Gol Pembuka Fadilla dan Drama VAR di Babak Pertama
Keunggulan Garuda Pertiwi akhirnya lahir pada menit ke-10 lewat skema serangan balik cepat. Anya Gabriella melepaskan assist matang kepada Fadilla yang sukses mengecoh kiper Putri Aina sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Wasit sempat menunda perayaan gol tersebut karena menunggu keputusan VAR untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam prosesnya. Setelah pengecekan berlangsung, gol dinyatakan sah dan skor berubah menjadi 1-0.
Penalti Kontroversial dan Gol Kedua Jazlyn Kayla
Malaysia mencoba merespons melalui sepakan bebas Putri Mia Alysa, tetapi belum mampu menemui sasaran. Di sisi lain, Garuda Pertiwi terus menekan lewat pergerakan Anya, Keysa Arabela, dan Raisya Novita yang merepotkan lini belakang Harimau Putri.
Pada menit ke-30, wasit kembali memanfaatkan VAR dan menunjuk titik putih setelah Dishanna Nagarajan dinilai melakukan pelanggaran dalam situasi kemelut di kotak penalti. Jazlyn Kayla Firyal yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 menjelang turun minum.
Gol Ketiga dari Sepak Pojok Nafeeza Nori
Memasuki babak kedua, Garuda Pertiwi tidak mengendurkan tekanan. Timo Scheuneman meminta anak asuhnya terus menguasai bola dan mencari celah melalui sisi sayap maupun koridor tengah.
Gol ketiga akhirnya hadir pada menit ke-79 melalui skema bola mati. Eksekusi tendangan sudut Nafeeza Nori melengkung langsung mengarah ke gawang Malaysia dan gagal diantisipasi kiper. Bola masuk mulus dan memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Garuda Pertiwi.
Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Garuda Pertiwi setelah sebelumnya menundukkan Arab Saudi. Dengan enam poin, Indonesia memimpin klasemen sementara grup dan hanya butuh hasil imbang untuk mengunci posisi puncak.
Langkah selanjutnya, pasukan Timo Scheuneman akan berhadapan dengan timnas putri Hong Kong U-16 pada Selasa (18/8) di tempat yang sama. Laga tersebut diprediksi menjadi penentu juara grup mengingat Hong Kong juga tampil impresif di dua laga awal.