JAWA BARAT — Dua gol Laskar Mataram pada laga kontra Bhayangkara FC dicetak oleh Ezequiel Vidal dan M. Iqbal. Hasil ini menjadi uji coba perdana PSIM menghadapi tim sekasta Liga 1, setelah sebelumnya hanya menjajal dua klub lokal, Beta Jaya dan UAD FC.
Van Gastel Soroti Penguasaan Bola dan Semangat Tim
Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan kepuasannya terhadap performa anak asuhnya. Ia menyebut penerapan taktik yang sedikit berbeda dari dua laga sebelumnya berjalan efektif, terutama karena lawan bermain di luar perkiraan tim pelatih.
"Menurut saya, kami bermain cukup bagus hari ini. Taktik diterapkan sedikit berbeda karena lawan bermain di luar perkiraan kami. Terutama dalam hal penguasaan bola, kami tampil sangat baik dan semangat tim untuk meraih hasil maksimal juga luar biasa," ujar Van Gastel seusai laga.
Kenapa Duel Lawan Bhayangkara FC Lebih Berat Secara Taktis?
Menghadapi sesama kontestan BRI Super League memberikan dimensi berbeda dalam persiapan PSIM. Unsur taktis lebih mendominasi jalannya pertandingan dibandingkan dua uji coba sebelumnya yang lebih menguras aspek fisik para pemain.
"Lawan kali ini berasal dari Liga 1 sehingga unsur taktis lebih dominan dibandingkan dua pertandingan sebelumnya yang menguras aspek fisik," kata Van Gastel.
"Bagi kami, ini adalah pertandingan bagus sekaligus menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana kesiapan tim, baik dari segi fisik maupun taktik," lanjut pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Pembagian Menit Bermain Jadi Strategi Antisipasi Cedera
Van Gastel sengaja membagi durasi bermain para pemainnya menjadi dua segmen, yakni 60 menit untuk starter dan 30 menit bagi pemain pengganti. Langkah ini diambil untuk menjaga kebugaran sekaligus menekan risiko cedera menjelang kompetisi resmi.
"Kami membagi menit bermain para pemain menjadi 60 menit dan 30 menit. Keputusan ini berjalan baik karena bagi pemain mula (starter), waktu 60 menit sudah cukup untuk meminimalkan risiko cedera jika bermain lebih lama," jelasnya.
Mantan asisten pelatih Besiktas itu memberikan apresiasi khusus kepada para pemain pengganti yang berjuang keras dan berhasil mencetak gol penting di 30 menit akhir laga. "Secara keseluruhan, saya sangat puas dengan pertandingan ini," imbuhnya.