JAWA BARAT — Persija Jakarta tidak main-main dalam membangun skuad untuk masa depan. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu resmi mengikat Dia Syayid dengan kontrak baru berdurasi dua musim. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Presiden Klub, Mohamad Prapanca, yang meyakini pemain berusia 21 tahun itu akan tumbuh menjadi bek tangguh.
Dia Syayid, yang akrab disapa Dias, merupakan produk asli pembinaan Persija. Ia lahir di Karawang, 12 Desember 2004. Musim lalu, Dias mencatatkan dua penampilan di Liga 1: pertama sebagai pemain pengganti saat Persija menang 3-0 atas Persebaya (11 April 2026), dan kedua sebagai starter ketika tim mengalahkan Semen Padang dengan skor identik 3-0 (23 Mei 2026).
Pengalaman di PSS Jadi Modal Berharga
Sebelum menembus tim utama Persija, Dias menjalani masa peminjaman ke PSS Sleman pada musim 2024/2025. Di klub berjuluk Super Elang Jawa itu, ia tampil dalam sembilan pertandingan. Pengalaman tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi perkembangannya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Persija terus berkomitmen memberikan ruang bagi pemain muda untuk berkembang. Kami percaya Dias memiliki kualitas serta karakter yang dibutuhkan untuk terus bertumbuh bersama tim,” ujar Prapanca dalam pernyataan resmi klub.
Belajar dari Rizky Ridho dan Jordi Amat
Prapanca menambahkan bahwa Dias memiliki kesempatan emas untuk belajar dari bek-bek bereputasi mentereng di skuad Persija. Nama-nama seperti Rizky Ridho dan Jordi Amat disebut sebagai figur yang bisa menjadi mentor bagi pemain muda tersebut. Kehadiran dua pemain timnas itu diyakini bisa mempercepat proses adaptasi dan peningkatan kualitas Dias.
Bagi Dias, perpanjangan kontrak ini menjadi motivasi tersendiri. Ia mengaku bangga bisa terus berseragam Macan Kemayoran dan bertekad mengembangkan diri. “Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh Persija. Persija telah memberikan banyak kesempatan kepada saya untuk terus berkembang, baik sebagai pemain maupun pribadi,” ucap Dias.
Target: Raih Kepercayaan Shin Tae-yong
Tak hanya fokus di level klub, Dias juga membidik peluang di tim nasional. Ia bertekad bekerja ekstra keras agar bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Dengan usia yang masih 21 tahun, Dias memiliki waktu yang panjang untuk membuktikan diri sebagai salah satu bek muda terbaik di Indonesia.
Kontrak baru ini menjadi sinyal bahwa Persija serius mempertahankan talenta mudanya. Macan Kemayoran tidak hanya berburu pemain bintang, tetapi juga merawat pemain binaan sendiri untuk menjadi pilar masa depan.