Pencarian

BYD Target Jadi Raja Otomotif Dunia pada 2030, Bosnya Yakin Lewati Toyota dan VW

Kamis, 11 Juni 2026 • 05:15:01 WIB
BYD Target Jadi Raja Otomotif Dunia pada 2030, Bosnya Yakin Lewati Toyota dan VW
Wang Chuanfu optimis BYD akan melampaui Toyota dan Volkswagen sebagai raja otomotif dunia pada 2030.

JAWA BARAT — Ambisi BYD untuk naik ke puncak industri otomotif global bukan sekadar wacana. Wang Chuanfu, dalam RUPS tahunan yang digelar pekan lalu, memproyeksikan penetrasi produk-produk BYD di luar China akan melesat lebih cepat dari target awal. Manajemen mengindikasikan target ekspor 1,6 juta unit tahun ini bakal terlampaui dengan mudah, didorong oleh tren pemesanan yang terus meningkat di berbagai negara.

Strategi Dual-Engine: Baterai Generasi Kedua dan Pengisian Super Cepat

Wang menyebut pertumbuhan BYD akan disokong oleh dua mesin utama: pasar domestik dan internasional. Di sisi teknologi, perusahaan mengandalkan baterai blade generasi kedua dan inovasi sistem pengisian daya cepat (rapid-charging) sebagai pembeda utama.

“Mobil itu alat transportasi yang melibatkan keselamatan jiwa, jadi kita harus kembali ke esensi teknologi,” tegas Wang di hadapan pemegang saham. Ia menambahkan bahwa kunci BYD untuk naik kelas ada pada kekuatan teknologi inti, bukan sekadar strategi harga murah.

Kesiapan Teknologi Otonom Level 3 dan 4: Tinggal Tunggu Regulasi

BYD tidak hanya bersaing di soal jarak tempuh dan harga. Wang memprediksi teknologi berkendara otonom Level 3 (L3) dan Level 4 (L4) akan masuk ke pasar lebih cepat dari perkiraan. Saat ini, BYD telah mengoperasikan lebih dari 3,15 juta unit kendaraan dengan fitur kemudi pintar (intelligent driving) secara global.

“Begitu regulasinya siap dan disahkan, BYD akan langsung melesat pesat,” ujar Wang. Perusahaan telah menyiapkan seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari kesiapan cip (chipset), algoritma, hingga ekosistem data. Untuk mendukung langkah ini, BYD telah mendirikan pusat-pusat pelatihan di Eropa, Amerika Selatan, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.

Posisi BYD Saat Ini: Peringkat Enam, Tapi Gap dengan Toyota Masih Jauh

Meskipun optimistis, data penjualan global tahun 2025 dari Bloomberg menunjukkan jarak yang masih signifikan. Grup Toyota masih kokoh memimpin dengan 11,2 juta unit, disusul Volkswagen (8,68 juta unit), dan Hyundai (7,27 juta unit). BYD sendiri berada di peringkat keenam dengan total penjualan 4,6 juta unit—hanya terpaut tipis dari Ford di posisi ketujuh dengan 4,4 juta unit.

Di bawah BYD, Grup Gehey (4,12 juta unit), Honda (3,46 juta unit), dan Nissan (3,21 juta unit) melengkapi jajaran sepuluh besar. Untuk menyalip Toyota, BYD harus hampir melipatgandakan volume penjualan globalnya dalam waktu lima tahun.

Citra Merek Premium di Luar Negeri, Margin Tipis di Dalam Negeri

Menanggapi pertanyaan pemegang saham soal tipisnya keuntungan di pasar domestik dan citra merek, Wang santai. Menurutnya, di pasar internasional seperti Australia, Eropa, hingga Amerika Selatan, BYD sudah sukses dicap sebagai merek premium. Persepsi itu, kata Wang, akan menjadi modal untuk terus menaikkan harga jual dan margin keuntungan di luar China.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks