BEKASI — Sosok camat yang baru saja purna tugas itu bukanlah nama asing di lingkup Pemerintah Kota Bekasi. Sepanjang kariernya, ia tercatat menyabet 12 penghargaan, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Prestasi terakhir diraihnya saat menjabat Camat Bekasi Barat dengan membawa pulang juara pertama Lomba Keluarga Berkualitas Kenanga BKKBN tingkat Provinsi Jawa Barat.
Perjalanan Karier dari Malang ke Bekasi
Karier ASN ini dimulai di Dinas Pendapatan Kota Malang, Jawa Timur. Ia menangani bidang retribusi, penyuluhan, hingga perencanaan, pengendalian, dan operasional. Pada akhir 2018, ia dimutasi ke Kota Bekasi sebagai Kepala Sub Bagian Humas.
Di posisi itu, bersama Ibu Sajekti, ia berhasil membawa Kota Bekasi meraih Juara Pertama Keterbukaan Publik dan tiga kategori lainnya di tingkat Provinsi Jawa Barat. Prestasi itu menjadi pintu masuk bagi serangkaian penghargaan yang terus ia kumpulkan.
Jejak Prestasi dari Lurah hingga Camat
Alih tugas menjadi Lurah Bintara pada November 2022 menjadi titik tolak prestasi beruntun. Selama menjabat, ia meraih Juara P2WKKS tingkat Jawa Barat, Juara Lomba Kinerja Lurah Terbaik tingkat Kota Bekasi, Juara Lomba Kinerja Terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat, dan Juara 2 Lomba Kinerja Lurah Terbaik Regional Nasional.
Tak berhenti di situ, ia kemudian beralih tugas ke Kecamatan Pondok Melati sebagai Sekretaris Camat. Bersama Camat Henny Setiowati, ia menggagas program Pomel Beraksi dan Pomel Kreasi. Hasilnya, RW 07 Jati Murni menjadi Juara 1 Kampung Tangguh, dan ia juga meraih Juara 1 Lomba Paduan Suara, Juara 2 Lomba Posyandu Kenanga Jatiwarna, Juara 1 Lomba 5 L Jatiwarna, serta Juara Terfavorit Lomba Pemanfaatan Lahan Perkarangan Jatirahayu tingkat Provinsi Jawa Barat.
Prestasi di Pengujung Masa Tugas
Bergeser menjadi Camat Bekasi Barat di pengujung masa purnanya, ia masih mampu memotivasi jajarannya. Selain juara pertama Lomba Keluarga Berkualitas, ia juga menyabet Juara 1 Lomba Makanan Etnik Kota Baru tingkat Kota Bekasi.
Rekam jejak penugasan yang selalu dihiasi prestasi kinerja itu, menurutnya, merupakan upaya agar pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal. Ia memastikan bahwa hidup ini dapat bermanfaat bagi orang lain. Kini, setelah purna tugas, deretan penghargaan itu menjadi warisan yang ditinggalkan bagi lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.