Pencarian

Laba Telkomsel Naik 14,7% di Semester II 2025, ARPU Tembus Rp45 Ribu

Rabu, 20 Mei 2026 • 23:39:01 WIB
Laba Telkomsel Naik 14,7% di Semester II 2025, ARPU Tembus Rp45 Ribu
Laba Telkomsel semester II 2025 naik 14,7 persen dengan ARPU mencapai Rp45 ribu.

JAWA BARAT — Memasuki usia 31 tahun, operator pelat merah ini tak hanya mengandalkan jumlah pelanggan. Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan, tahun 2025 dijadikan momentum untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat.

"Kami terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang relevan," ujarnya, Rabu (20/5/2026).

ARPU Naik, Pelanggan Terkonsolidasi 156 Juta

Alih-alih mengejar volume, Telkomsel menggenjot produktivitas. Basis pelanggan memang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta, namun pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) naik menjadi Rp45 ribu per bulan. Angka ini mencerminkan pengguna mulai mengadopsi layanan data bernilai tambah.

Traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan. Kontribusi layanan digital kini menyumbang lebih dari 95 persen dari total pendapatan mobile. Ini menandakan pergeseran dari sekadar jual pulsa ke ekosistem digital yang lebih kompleks.

Bisnis Rumah Tumbuh, Konvergensi Tembus 59%

Telkomsel juga menggenjot lini fixed broadband. Total pelanggan internet rumah kini melampaui 10 juta. Angka ini memperkuat posisi perusahaan di segmen konektivitas rumah yang kian dibutuhkan seiring tren kerja dan belajar dari rumah.

Sementara itu, penetrasi layanan konvergensi — paket bundling telepon seluler dan internet rumah — telah mencapai sekitar 59 persen. Strategi ini membuat pelanggan enggan berpindah operator karena sudah terikat dalam satu ekosistem tagihan dan layanan.

Mengapa Strategi Ini Berhasil?

Tekanan di industri telekomunikasi Indonesia memang berat. Persaingan harga data sempat menggerus margin hampir semua operator. Namun, Telkomsel memilih jalur berbeda: menyederhanakan produk, menyesuaikan harga secara rasional, dan mengoptimalkan portofolio layanan alih-alih perang diskon.

Hasilnya, EBITDA perusahaan naik 5,4 persen secara kuartalan di paruh kedua 2025. Momentum pemulihan ini menunjukkan bahwa pasar mulai merespons layanan yang lebih bernilai, bukan sekadar yang termurah.

Ke depan, Telkomsel akan mengandalkan kapabilitas AI dan integrasi ekosistem digital untuk mempercepat transformasi digital nasional. Perusahaan menargetkan peran sebagai digital ecosystem enabler — bukan cuma penyedia koneksi, tapi juga platform yang menghubungkan berbagai kebutuhan digital masyarakat.

Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks