CARIU — Seorang pria berusia 50 tahun yang sehari-hari mengajar di sekolah dasar harus kehilangan sepeda motor setelah dibegal di jalan menuju Malibo, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Peristiwa terjadi saat ia tengah menarik ojek pangkalan untuk menambah penghasilan keluarga pada Sabtu petang, 16 Mei 2026.
Kapolsek Cariu Kompol Agus Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban yang akrab disapa Apid itu menerima seorang penumpang yang meminta diantar menuju kawasan Malibo. Lokasi tersebut dikenal sepi, jauh dari permukiman warga, dan minim penerangan.
“Korban seharusnya mulai curiga karena lokasi tujuan sudah jauh dari permukiman. Di daerah itu nyaris tidak ada kampung maupun rumah penduduk,” ujar Agus.
Kronologi: Jebakan di Jalan Gelap Menuju Malibo
Sesampainya di lokasi yang gelap dan sepi, pelaku meminta korban berhenti. Ia kemudian mengeluarkan pisau kecil dan menodongkannya ke arah Apid. Pelaku memaksa korban menyerahkan sepeda motor.
Apid sempat berusaha mempertahankan kendaraannya. Namun tenaganya kalah. Pelaku mendorong korban hingga terjatuh ke semak-semak di pinggir jalan.
“Korban sempat kebentur tanah dan mengalami luka lecet di bagian bibir,” kata Kapolsek.
Setelah berhasil menguasai motor, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi.
Guru Honorer yang Harus Nyambi Demi Tambahan Penghasilan
Apid diketahui merupakan tenaga pendidik di salah satu SD di wilayah Cariu. Di siang hari ia mengajar murid-muridnya. Sore hingga malam, ia beralih profesi menjadi pengemudi ojek pangkalan.
Pekerjaan sampingan itu ia jalani untuk menambah penghasilan keluarga. Kisah ini sekaligus menggambarkan kerasnya perjuangan sebagian tenaga pendidik di daerah yang harus bekerja tambahan demi memenuhi kebutuhan hidup.
Polisi Buru Pelaku, Warga Diminta Waspada
Polsek Cariu saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku begal yang membawa kabur sepeda motor korban. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jenis kendaraan yang raib maupun perkembangan penyelidikan.
Warga yang biasa melintas menuju kawasan Malibo diminta lebih waspada, terutama saat malam hari. Jalur tersebut minim penerangan dan jauh dari permukiman, sehingga rawan menjadi lokasi aksi kejahatan jalanan.