Pencarian

Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Tim SAR Gabungan Sisir Jalur Pasir Kuda

Minggu, 10 Mei 2026 • 23:00:43 WIB
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Tim SAR Gabungan Sisir Jalur Pasir Kuda
Tim SAR gabungan menyisir jalur Pasir Kuda untuk mencari mahasiswa ITB yang hilang di Gunung Puntang.

BANDUNG — Kantor SAR Bandung mengerahkan tim penyelamat untuk mencari keberadaan Arief Wibisono (25), seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dilaporkan hilang di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung. Laporan hilangnya pendaki tersebut direspons setelah korban tak kunjung kembali ke basecamp hingga Sabtu malam.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana menyatakan personel telah diberangkatkan menuju lokasi pendakian via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari. Koordinasi dilakukan dengan unsur SAR setempat yang sudah berada di lapangan sejak laporan awal masuk.

“Tim rescue Kantor SAR Bandung diberangkatkan untuk melaksanakan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi,” kata Ade di Bandung, Minggu.

Kronologi Terpisahnya Korban dari Rombongan

Insiden ini bermula saat korban mendaki bersama dua rekannya pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB. Rombongan tersebut menargetkan Puncak Mega sebagai tujuan utama dan berhasil tiba di titik tertinggi tersebut pada pukul 12.00 WIB tanpa kendala berarti.

Setelah beristirahat selama satu jam, ketiganya memutuskan untuk turun kembali menuju basecamp Gunung Puntang. Namun, dalam perjalanan pulang, Arief memutuskan untuk berjalan lebih dahulu dan meninggalkan dua temannya di belakang.

Kekhawatiran muncul saat kedua rekan korban tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, namun tidak menemukan keberadaan Arief. Padahal, korban seharusnya sudah tiba lebih awal karena mendahului rombongan saat menuruni jalur pendakian.

Pencarian Melibatkan Brimob dan Ranger Pasir Kuda

Sebelum melaporkan kejadian ke Kantor SAR Bandung, upaya pencarian mandiri sebenarnya sempat dilakukan oleh pihak ranger basecamp pada Sabtu malam. Tim menyisir jalur pendakian hingga pukul 22.00 WIB, tetapi keberadaan mahasiswa tersebut belum berhasil ditemukan.

Kini, operasi pencarian diperluas dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Brimob dan Tim Ranger Pasir Kuda. Petugas di lapangan dibekali dengan peralatan mountaineering lengkap, alat komunikasi, serta perlengkapan medis untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Hingga Minggu siang, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di medan pendakian. Ade Dian Permana menambahkan bahwa kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan, sementara tim terus memfokuskan pencarian pada koordinat potensial di sepanjang jalur Pasir Kuda.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks