Pencarian

Presiden Prabowo Subianto Serukan ASEAN Bersatu Amankan Jalur Perdagangan Strategis dari Dampak Konflik Global

Minggu, 10 Mei 2026 • 13:48:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto Serukan ASEAN Bersatu Amankan Jalur Perdagangan Strategis dari Dampak Konflik Global
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pentingnya solidaritas ASEAN dalam menjaga jalur perdagangan strategis.

CIREBON — Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya solidaritas regional untuk melindungi aktivitas ekonomi di kawasan Asia Tenggara dari gangguan eksternal. Hal tersebut disampaikan dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung di Mactan Expo, Cebu, pada Jumat (8/5).

Langkah penguatan keamanan maritim ini menjadi krusial mengingat situasi ekonomi dunia tengah menghadapi tekanan akibat konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Ketegangan di Selat Hormuz dikhawatirkan berdampak langsung pada kelancaran arus barang dan energi yang melintasi perairan ASEAN.

Antisipasi Disrupsi Jalur Distribusi Energi Global

Presiden Prabowo menyatakan bahwa ketahanan sebuah kawasan tidak hanya bertumpu pada ketersediaan energi semata, tetapi juga pada keamanan jalur distribusinya. ASEAN memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan wilayah perairan mereka tetap aman bagi lalu lintas perdagangan internasional.

“Ketahanan bukan hanya soal energi. Ketahanan juga berarti menjaga dan melindungi jalur kehidupan kawasan kita, yaitu jalur distribusi dan perdagangan. Kita harus menyadari bahwa kawasan kita memiliki jalur perdagangan strategis yang melintasi wilayah perairan kita, dan kita harus berhati-hati agar tidak terjadi gangguan di kawasan kita sendiri,” ujar Prabowo.

Kewaspadaan kolektif diperlukan untuk memitigasi potensi hambatan pada rantai pasok energi global. Mengingat posisi geografis Asia Tenggara yang menjadi titik temu jalur pelayaran dunia, gangguan kecil di kawasan ini dapat memicu efek domino bagi perekonomian negara-negara anggota.

Dorong Aksi Kolektif dan Penegakan Hukum Internasional

Dalam forum tersebut, Prabowo menegaskan bahwa tantangan geopolitik saat ini terlalu besar jika hanya dihadapi oleh satu negara secara mandiri. ASEAN dituntut untuk bertindak sebagai satu kesatuan politik yang solid guna melindungi kepentingan warga negaranya.

“Ini bukan tantangan yang dapat ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama,” tegasnya di hadapan para pemimpin negara Asia Tenggara.

Selain kerja sama keamanan, Indonesia juga mendorong ASEAN untuk lebih berani menyuarakan kepatuhan terhadap hukum internasional. Hal ini bertujuan untuk menciptakan akuntabilitas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi di wilayah perairan strategis.

“Dalam melindungi warga negara kita, ASEAN harus berbicara dalam satu suara. Kita harus meminta semua pihak untuk menjunjung hukum internasional dan mendorong akuntabilitas terhadap setiap pelanggaran. Ini adalah momentum bagi ASEAN untuk menunjukkan pengaruhnya. Kita harus memiliki suara politik kolektif yang kuat,” pungkas Prabowo.

Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks