Pencarian

ITB Bandung Gandeng Boeing Bangun Ekosistem Dirgantara Nasional

Senin, 04 Mei 2026 • 17:24:01 WIB
ITB Bandung Gandeng Boeing Bangun Ekosistem Dirgantara Nasional

BANDUNG — Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Boeing melalui program Build (Boeing University Innovation Leadership Development) untuk memperkuat ekosistem dirgantara nasional, Senin (4/5/2026). Kolaborasi ini bertujuan menghubungkan riset kampus, startup, dan industri besar yang selama ini dinilai belum terintegrasi secara optimal di Indonesia.

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyatakan langkah ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kerja sama tersebut tidak hanya menyasar aspek pendidikan formal, namun juga mencakup pengembangan talenta serta pembukaan jalan bagi inovasi agar mampu menembus pasar industri secara nyata.

Program BUILD Hubungkan Inovasi Kampus ke Industri Global

Program BUILD dirancang sebagai jembatan bagi mahasiswa dan peneliti untuk masuk ke rantai pasok industri penerbangan dunia. Boeing berperan sebagai jangkar yang memberikan pendampingan langsung bagi para inovator muda di lingkungan kampus. Hal ini diharapkan mampu mempercepat proses hilirisasi teknologi dari laboratorium ke manufaktur.

Fokus utama kemitraan ini terletak pada riset terapan yang dapat diaplikasikan langsung dalam operasional dirgantara. ITB memandang program ini sebagai solusi untuk memangkas jarak antara penemuan akademis dengan kebutuhan pasar yang sangat dinamis dan kompetitif.

Boeing Berperan Sebagai Mentor dan Jangkar Ekosistem

Pihak ITB menekankan pentingnya kehadiran pemain global seperti Boeing dalam mempercepat kemandirian teknologi dalam negeri. Tanpa adanya ekosistem yang terhubung kuat, banyak inovasi lokal yang terhenti di tahap purwarupa tanpa pernah menyentuh skala industri.

“Boeing hadir sebagai jangkar yang akan memberikan mentoring dan membantu membangun ekosistem, sehingga peluang keberhasilan inovasi sampai ke hilir bisa lebih tinggi,” ujar Tatacipta Dirgantara, Senin (4/5/2026).

Melalui bimbingan mentor internasional, para peneliti dan startup binaan ITB akan mendapatkan akses terhadap standar industri penerbangan global. Langkah ini sekaligus menjadi validasi bagi karya-karya anak bangsa agar diakui di level mancanegara.

Pengembangan Talenta Menuju Kemandirian Dirgantara Indonesia

Kemitraan ini menjadi bagian dari peta jalan besar pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknologi tinggi. Integrasi antara dunia pendidikan dan raksasa industri pesawat terbang diharapkan mampu melahirkan solusi teknologi baru yang lahir langsung dari tanah air.

Selain riset, pembinaan startup dirgantara menjadi poin krusial dalam kerja sama ini. Program BUILD akan memfasilitasi para pengembang teknologi muda untuk memahami regulasi, standar keamanan, hingga manajemen bisnis di sektor kedirgantaraan yang sangat ketat.

Implementasi program BUILD di ITB akan segera dimulai dengan melibatkan berbagai fakultas terkait serta pusat penelitian teknologi transportasi. Model kolaborasi ini diproyeksikan menjadi percontohan bagi perguruan tinggi lain dalam mempercepat transformasi industri manufaktur pesawat di Indonesia.

Bagikan
Sumber: jabar.idntimes.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks