Pencarian

8 Perjalanan KA Daop 2 Bandung Tertahan Pascagempa Pangandaran, KAI Pastikan Prasarana Aman dan Operasi Normal Kembali

Kamis, 06 Agustus 2026 • 21:12:32 WIB
8 Perjalanan KA Daop 2 Bandung Tertahan Pascagempa Pangandaran, KAI Pastikan Prasarana Aman dan Operasi Normal Kembali
Delapan perjalanan kereta api di Daop 2 Bandung mengalami keterlambatan 9–60 menit pascagempa Pangandaran.

BANDUNG — Delapan perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung tercatat mengalami keterlambatan antara 9 hingga 60 menit pascagempa bumi Pangandaran. PT KAI memastikan kelambatan tersebut merupakan konsekuensi dari prosedur pemeriksaan menyeluruh yang ditempuh demi keselamatan perjalanan.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa penghentian sementara operasi yang diberlakukan Rabu (5/8) malam merupakan prosedur standar yang tidak bisa ditawar. Seluruh petugas prasarana dikerahkan untuk memeriksa jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, hingga sistem persinyalan.

"Hasilnya, seluruh prasarana baik itu jalur rel, jembatan, dan terowongan maupun infrastruktur operasional KA dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan," ujarnya di Bandung, Kamis (6/8).

Delapan Kereta Terdampak, Commuter Line Garut hingga Cikuray Alami Kelambatan

Berdasarkan catatan KAI Daop 2, kelambatan terpanjang dialami KA (300) Cikuray dengan durasi 60 menit. Sementara itu, KA (350) Commuter Line Garut tercatat terlambat 38 menit, disusul KA (274) Kahuripan dan KA (72) Mutiara Selatan yang masing-masing mundur 29 menit dari jadwal.

Kelambatan yang lebih singkat terjadi pada KA (PLB 80B) Lodaya dengan durasi 26 menit dan KA (PLB 287A) Serayu yang terlambat 24 menit. Adapun KA (292) Kutojaya Selatan mengalami keterlambatan 22 menit, sementara KA (306) Parcel Selatan hanya mundur sembilan menit.

Inspeksi Prasarana Jadi Prioritas Utama Sebelum Operasional Kembali

Kuswardojo menjelaskan bahwa keputusan untuk memberhentikan sementara perjalanan diambil sebagai bentuk tanggung jawab KAI dalam memastikan keamanan rute sebelum kereta kembali dioperasikan. Respons cepat tim teknis di lapangan disebut berhasil menekan dampak kelambatan agar tidak meluas.

"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah gempa terjadi, seluruh petugas prasarana bergerak cepat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh aset operasional," kata Kuswardojo.

Manajemen KAI Daop 2 Bandung menyampaikan apresiasi atas kesabaran para pengguna jasa selama proses pemeriksaan berlangsung. Permohonan maaf juga disampaikan kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penyesuaian jadwal tersebut.

"Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab KAI dalam memastikan seluruh prasarana benar-benar aman sebelum kereta api kembali dijalankan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api tidak dapat ditawar," ucap Kuswardojo.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks