BANDUNG — Kemenangan perdana di Piala AFF 2026 diraih Timnas Indonesia dengan skor meyakinkan 5-1 atas Kamboja. Namun, di balik hasil positif itu, Marc Klok menyisakan satu catatan penting: penyelesaian akhir yang masih bisa lebih tajam.
Gelandang Persib Bandung itu menilai Skuad Garuda mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Peluang demi peluang tercipta, tetapi beberapa di antaranya gagal dikonversi menjadi gol.
Dominasi Penuh, Gol Terbuang Sia-sia
Menurut Klok, dengan penguasaan bola dan tekanan yang terus-menerus diberikan kepada Kamboja, Indonesia seharusnya mampu menambah pundi-pundi gol. Ia menyebut angka 5-1 sebenarnya bisa lebih besar lagi.
"Kami mendominasi dan seharusnya bisa mencetak tujuh atau delapan gol," ujar pemain berusia 33 tahun itu, dikutip dari laman Terasjabar.id.
Meski begitu, ia tetap bersyukur target utama pada laga pembuka, yakni mengamankan tiga poin, berhasil tercapai. Kemenangan ini dinilai sebagai modal berharga untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di fase grup.
Chemistry Solid, Optimisme Meningkat
Klok melihat perkembangan positif dari sisi permainan dan penerapan strategi yang disiapkan pelatih John Herdman. Ia menilai kekompakan dan chemistry antarpemain semakin solid dari waktu ke waktu.
Pemain naturalisasi itu optimistis Timnas Indonesia memiliki kualitas untuk bersaing di Piala AFF 2026. Ia menyebut skuad diperkuat pemain berkualitas dan ditangani pelatih yang mampu menerapkan taktik dengan baik.
"Saya bangga menjadi bagian dari skuad ini," kata Klok. "Kami punya fondasi yang kuat untuk meraih hasil positif pada laga-laga berikutnya."
Langkah Berikutnya: Modal untuk Laga Fase Grup
Kemenangan atas Kamboja menjadi suntikan moral bagi Garuda. Klok menegaskan tim harus menjaga konsistensi dan terus memperbaiki kelemahan, termasuk penyelesaian akhir, agar target lolos dari fase grup bisa tercapai.
Piala AFF 2026 masih panjang, dan catatan dari Klok ini menjadi pengingat bahwa dominasi saja tidak cukup tanpa konversi peluang yang maksimal.