JAKARTA — Layanan perpanjangan SIM keliling kembali beroperasi di sejumlah titik di Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Bandung pada Selasa (21/7/2026). Program ini menjadi alternatif bagi pemilik kendaraan yang ingin mengurus administrasi tanpa harus antre panjang di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) pusat.
Polda Metro Jaya menyediakan layanan di lima titik di DKI Jakarta. Masyarakat diimbau datang pagi hari karena kuota pelayanan terbatas dan pendaftaran ditutup lebih awal jika kuota terpenuhi.
Lokasi SIM Keliling di Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Bandung
Berikut lokasi dan jam operasional layanan SIM Keliling pada Selasa (21/7/2026):
- Jakarta Timur — Mall Grand Cakung
- Jakarta Barat — LTC Glodok
- Jakarta Selatan — Kampus Trilogi Kalibata
- Jakarta Utara — Mall Artha Gading
- Jakarta Pusat — Kantor Pos Lapangan Banteng
- Kota Bogor — Mall Boxies Tajur 123 dan Lotte Grosir Sholeh Iskandar (pendaftaran pukul 08.00–10.00 WIB)
- Bekasi — Pizza Hut Komsen Jatiasih (pukul 08.00–10.00 WIB)
- Bandung — Rest Area 78 Kiara Artha Park dan Pasar Modern Batununggal (pukul 09.00–12.00 WIB)
Berapa Biaya Perpanjangan SIM?
Biaya perpanjangan SIM mengacu pada tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku. Untuk SIM A sebesar Rp80 ribu, sedangkan SIM C sebesar Rp75 ribu. Tarif tersebut belum termasuk biaya pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi yang harus dilakukan pemohon sebelum datang ke lokasi.
Syarat Dokumen yang Wajib Dibawa
Pemohon diwajibkan membawa kelengkapan administrasi sebagai berikut:
- KTP asli dan fotokopi
- SIM asli yang masih berlaku beserta salinannya
- Surat keterangan sehat
- Bukti tes psikologi sesuai ketentuan
Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Pemohon yang SIM-nya sudah habis masa berlaku tidak dapat dilayani dan harus mengajukan permohonan pembuatan SIM baru di Satpas.
Mengapa Harus Datang Pagi?
Pendaftaran di beberapa lokasi seperti Bogor dan Bekasi hanya dibuka hingga pukul 10.00 WIB. Di Bandung, pelayanan berlangsung lebih panjang hingga pukul 12.00 WIB. Petugas di lapangan biasanya menutup pendaftaran lebih awal jika kuota harian sudah penuh, sehingga warga yang datang siang berisiko tidak terlayani.