Pencarian

Sumedang Siapkan Agen Perlinsos di Setiap Desa dan Kelurahan untuk Dukung Bansos Digital 2026

Jumat, 10 Juli 2026 • 18:11:01 WIB
Sumedang Siapkan Agen Perlinsos di Setiap Desa dan Kelurahan untuk Dukung Bansos Digital 2026
Pemkab Sumedang siapkan Agen Perlinsos di setiap desa dan kelurahan untuk mendukung bansos digital 2026.

SUMEDANG — Warga yang selama ini kesulitan mengurus bantuan sosial karena tak punya ponsel pintar atau gagap teknologi tak perlu khawatir. Pemkab Sumedang memastikan setiap desa dan kelurahan akan memiliki Agen Perlinsos yang siap membantu pendaftaran hingga pengecekan status bansos secara digital.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang Agus Kori Hidayat mengatakan, agen ini disiapkan agar layanan digital tetap merata. "Bagi warga yang belum memiliki fasilitas atau mengalami kesulitan menggunakan aplikasi, pemerintah telah menyiapkan Agen Perlinsos di tingkat desa dan kelurahan agar pelayanan tetap mudah dijangkau," ujarnya, Jumat.

Sumedang Jadi Lokasi Uji Coba Nasional

Pemilihan Sumedang sebagai lokasi uji coba Perlinsos Digital bukan tanpa alasan. Kementerian Sosial menilai daerah ini berhasil menjalankan digitalisasi pemerintahan melalui SPBE. Agus menyambut baik kepercayaan tersebut. "Sumedang dipilih sebagai salah satu lokasi uji coba Perlinsos Digital karena dinilai berhasil menerapkan digitalisasi pemerintahan melalui SPBE. Kami menyambut baik program ini, karena akan mempermudah masyarakat," katanya.

Melalui sistem ini, masyarakat bisa mengajukan diri sebagai calon penerima bansos secara mandiri, mengecek status kelayakan, hingga menyampaikan sanggahan jika ada data yang tidak sesuai. Sistem tersebut terintegrasi dengan data kependudukan pemerintah, sehingga proses verifikasi disebut lebih cepat, transparan, dan akurat.

Cara Akses dan Target Sasaran

Untuk mengakses layanan, warga cukup menggunakan telepon pintar yang sudah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Namun, bagi yang belum memiliki perangkat atau kesulitan, Agen Perlinsos di desa dan kelurahan siap turun tangan.

Langkah ini dinilai krusial mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Kabupaten Sumedang pada 2025 sebesar 8,81 persen atau sekitar 105,82 ribu jiwa. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di daerah itu mencapai 6,08 persen.

Harapan: PKH dan BPNT Makin Tepat Sasaran

Agus berharap, dengan adanya Agen Perlinsos dan sistem digital yang terintegrasi, penyaluran bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bisa semakin tepat sasaran. "Memperkuat integrasi data perlindungan sosial secara langsung," ujarnya, sehingga bantuan lebih mudah diakses masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks