BANDUNG — Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki membenarkan peristiwa yang terjadi pada Minggu pekan lalu tersebut. Dalam video yang beredar, tampak tiga orang berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Salah satunya terlihat membawa senjata tajam berukuran besar yang diduga parang sambil membunyikan klakson saat melintas di jalan. Perekam video bahkan terdengar memperingatkan warga lain mengenai keberadaan para pelaku.
Diduga Buntut Bentrok di Wilayah Lain
Hendri mengungkapkan, berdasarkan informasi awal yang diterima dari masyarakat, kelompok tersebut diduga sebelumnya terlibat bentrok dengan kelompok bermotor lain di wilayah Kopo. Setelah itu, mereka bergerak menuju Rancamanyar.
“Informasi dari masyarakat, kejadian viral itu dia melakukan di Kopo, terus mereka lari ke Rancamanyar. Nah, di situ dihalau oleh warga masyarakat Rancamanyar,” kata Hendri saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).
Warga Berhasil Menghalau, Tak Ada Korban
Saat tiba di Rancamanyar, warga setempat langsung memberikan peringatan agar kelompok tersebut tidak membuat keributan. Setelah mendapat teguran, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Menurut Hendri, tidak ada warga Rancamanyar yang menjadi korban dalam insiden tersebut karena aksi para pelaku berhasil dicegah oleh masyarakat.
Polisi: Indikasi Awal Bukan Geng Motor, Melainkan Pelajar
Hendri menegaskan, berdasarkan dugaan sementara, kelompok tersebut bukan merupakan geng motor. Polisi menduga para pelaku adalah anak-anak usia sekolah yang tengah memanfaatkan masa libur.
“Bukan geng motor. Baru indikasi ya indikasi ini anak sekolah. Karena libur sekolah,” ujarnya.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan identitas maupun motif para pelaku. Saat ini, jajaran Polsek Baleendah masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam aksi tersebut. Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat gerombolan mencurigakan.