BOGOR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sedikitnya enam desa di lima kecamatan sudah terdampak kekeringan. Enam desa tersebut meliputi Gunung Sari, Parakan Muncang, Karang Tengah, Sukajaya, Harkat Jaya, dan Kalong Liud.
Selain itu, ratusan warga di Kecamatan Babakan Madang juga dilaporkan terdampak kekeringan. BPBD setempat telah mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah tersebut.
Imbauan Wabup: Jangan Tunggu Sumber Air Kering
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, yang akrab disapa Jaro Ade, mengingatkan warga agar tidak menunda upaya penghematan air. “Jangan menunggu sumber air benar-benar kering baru kita bertindak,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Ia menekankan pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD. “Segera koordinasikan dengan BPBD jika ada warga yang kesulitan air bersih. Jangan sampai laporan terlambat diterima karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” kata Jaro Ade.
BPBD Siagakan Distribusi Air ke Wilayah Rawan
BPBD Kabupaten Bogor telah menyiagakan armada distribusi air bersih untuk wilayah-wilayah yang masuk kategori rawan kekeringan. Enam desa yang tercatat saat ini merupakan data awal, dan jumlahnya berpotensi bertambah jika kemarau terus meluas.
Warga di daerah terdampak diimbau untuk melaporkan kondisi secara langsung ke perangkat desa atau kecamatan setempat agar penyaluran bantuan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.