JAWA BARAT — Laga di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, berjalan sengit sejak menit awal. Norwegia yang tampil tanpa beban berhasil merepotkan lini belakang Brasil yang dikenal kokoh. Namun, ketenangan Haaland di depan gawang menjadi pembeda utama di pertandingan ini.
Dua Gol Haaland di Babak Pertama Hancurkan Perlawanan Brasil
Haaland membuka keunggulan Norwegia di menit ke-22. Memanfaatkan umpang silang dari sisi kanan, striker Manchester City itu melepaskan tembakan first-time yang tak mampu dihalau kiper Brasil. Gol kedua datang 15 menit kemudian, lagi-lagi dari kaki Haaland yang lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan penjaga gawang.
Brasil sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol di babak kedua. Namun, tekanan yang mereka bangun setelahnya tidak cukup untuk menyamakan skor. Norwegia bertahan disiplin dan mengamankan tiket bersejarah ke babak delapan besar.
Kegagalan Brasil: Dominasi Tanpa Gol Penyelamat
Brasil mendominasi penguasaan bola sepanjang laga, tetapi efektivitas serangan mereka mandek di depan kotak penalti Norwegia. Beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan, sementara penyelesaian akhir yang buruk menjadi biang kerok kekalahan ini.
Ini menjadi kegagalan kedua Brasil dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir untuk melaju ke perempat final. Publik sepak bola Samba pun mulai mempertanyakan konsistensi performa tim di turnamen besar.
Sejarah Baru untuk Norwegia di Panggung Dunia
Bagi Norwegia, hasil ini adalah pencapaian terbaik mereka sepanjang sejarah. Tim asuhan Ståle Solbakken kini dinanti lawan di perempat final yang akan ditentukan dalam undian berikutnya. Kepercayaan diri skuad Skandinavia ini jelas meningkat setelah menumbangkan salah satu favorit juara.
Haaland pun menjadi sorotan utama. Dua golnya tidak hanya mengamankan kemenangan, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di turnamen ini.