Pencarian

Polres Sumedang Gelar Lomba Basmi Hama Tikus Perebutkan Piala Kapolres, Targetkan 26 Kecamatan

Sabtu, 20 Juni 2026 • 15:56:01 WIB
Polres Sumedang Gelar Lomba Basmi Hama Tikus Perebutkan Piala Kapolres, Targetkan 26 Kecamatan
Kapolres Sumedang membuka lomba pembasmian hama tikus di Desa Girimukti, 20 Juni 2026.

SUMEDANG — Serangan hama tikus di Kabupaten Sumedang mencapai level mengkhawatirkan. Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengungkapkan, saat melakukan kunjungan ke berbagai desa, pihaknya menemukan hampir separuh lahan pertanian di beberapa wilayah rusak akibat serangan hama tersebut.

“Ada petani yang biasanya bisa panen tiga ton, akibat serangan hama hanya mendapatkan sekitar satu ton,” ujar Sandityo seusai membuka lomba pembasmian hama tikus di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, 20 Juni 2026.

Lomba Serentak di 26 Kecamatan

Untuk menekan populasi hama, Polres Sumedang menginisiasi lomba pembasmian tikus yang digelar secara serentak di seluruh kecamatan. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan melibatkan sekitar 200 personel kepolisian serta ratusan peserta dari kelompok tani (Poktan).

Setiap kelompok tani mengerahkan anggotanya untuk berpartisipasi. Penilaian lomba dilakukan berdasarkan jumlah tikus yang berhasil ditangkap. Peserta dengan tangkapan terbanyak berhak membawa pulang Piala Kapolres.

“Semakin banyak tikus yang berhasil ditangkap, maka semakin besar peluang menjadi pemenang,” kata Sandityo.

Daerah dengan Serangan Paling Parah

Kapolres menyebutkan, ada tiga kecamatan yang menjadi perhatian khusus karena tingginya aktivitas pertanian dan luasnya area persawahan. Ketiganya adalah Kecamatan Tanjungkerta, Situraja, dan Darmaraja yang merupakan sentra komoditas padi masyarakat Sumedang.

Di wilayah-wilayah tersebut, serangan hama tikus dinilai paling parah dan membutuhkan penanganan segera. Sandityo berharap kegiatan ini bisa mengurangi populasi hama secara signifikan.

Bantu Petani Hadapi Musim Tanam Kedua

Selain menyelamatkan panen yang ada, pembasmian massal ini juga bertujuan mempersiapkan lahan untuk musim tanam berikutnya. Dengan populasi tikus yang berkurang, petani diharapkan bisa lebih tenang saat memulai penanaman tahap kedua.

“Kegiatan ini selain membantu petani membasmi hama tikus, juga agar saat persiapan penanaman tahap kedua nanti petani tidak lagi terlalu terganggu oleh serangan hama,” tutur Sandityo.

Antusiasme Warga Tinggi

Kapolres mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut bergerak bersama dalam gerakan ini. Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi gerakan bersama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Sumedang.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Harapannya seluruh elemen ikut bergerak serentak membasmi hama tikus di 26 kecamatan,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: inisumedang.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks