Pencarian

720 ASN Pemprov Jabar Dilantik di Lapangan Sepak Bola Desa Sukawangi, Dedi Mulyadi Canangkan Birokrasi Turun ke Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 • 19:54:01 WIB
720 ASN Pemprov Jabar Dilantik di Lapangan Sepak Bola Desa Sukawangi, Dedi Mulyadi Canangkan Birokrasi Turun ke Masyarakat
ASN Pemprov Jawa Barat dilantik di lapangan terbuka Desa Sukawangi, Bogor.

BOGOR — Ribuan ASN lingkup Pemprov Jawa Barat menjalani prosesi pelantikan yang tak biasa. Mereka mengucapkan sumpah janji di lapangan terbuka Desa Sukawangi, bukan di aula gedung pemerintahan. Gubernur Dedi Mulyadi ingin para pegawai negeri itu merasakan langsung atmosfer kerja di daerah terpencil sejak hari pertama resmi diangkat.

Mengapa Pelantikan Digelar di Desa?

Dedi Mulyadi menjelaskan, pelantikan di Desa Sukawangi bukan sekadar seremoni. Lokasi itu dipilih karena dekat dengan kawasan Pakuan Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda yang kaya nilai sejarah. Selain itu, panorama alam berupa perbukitan dan pegunungan di sekitarnya dinilai potensial sebagai destinasi wisata.

“Pertama, agar pemahaman tentang Jawa Barat tidak hanya seputar Gedung Sate, karena Jawa Barat itu sangat luas. Kedua, agar para ASN memahami potensi dan tata letak wilayah Jawa Barat,” ujar Dedi dalam sambutannya.

Jalan Baru, Ekonomi Baru

Pemprov Jabar berencana membangun akses jalan yang menghubungkan kawasan Sukawangi dengan sejumlah daerah, mulai dari Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung Barat, hingga Cianjur. Menurut Dedi, infrastruktur itu akan membuka kawasan wisata baru dan menggerakkan ekonomi lokal.

“Kalau jalannya sudah bagus, dengan lanskap alam yang luar biasa ini akan menjadi kawasan wisata. Dampaknya tentu akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Dedi.

Ia mengingatkan warga setempat agar tidak menjual lahan kepada pihak luar daerah. Langkah itu penting untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memastikan keuntungan pariwisata tetap dinikmati masyarakat asli.

Instruksi ke ASN: Jangan Ada Lagi Sekolah dan Puskesmas Tak Layak

Dedi menegaskan, era baru birokrasi yang ia canangkan mengedepankan kecepatan kerja, responsivitas, dan kedekatan dengan rakyat. Ia meminta ASN tidak hanya sibuk dengan pekerjaan administratif di kantor.

“Jangan ada lagi sekolah dan puskesmas di pedesaan yang kondisinya tidak layak. ASN harus lebih banyak turun ke lapangan melihat langsung kondisi masyarakat. Pajak yang dipungut dari rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan jalan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Bakti Sosial: 720 ASN Jadi Wali Asuh Warga

Usai pelantikan, seluruh ASN langsung mengikuti bakti sosial di Desa Sukawangi. Mereka dibagi ke dalam 39 kelompok yang masing-masing beranggotakan sekitar 20 orang. Tugas mereka menjadi wali asuh bagi warga kurang mampu dan menggalang dana sukarela untuk merenovasi rumah tidak layak huni.

Salah seorang ASN dari Inspektorat Jawa Barat, Raisan, mengaku pelantikan di lapangan terbuka menjadi pengalaman paling berkesan sepanjang kariernya. “Ini menjadi kenangan tersendiri karena dilantik di lapangan terbuka, di desa yang jauh dari pusat kota,” ujarnya.

Ivan, ASN dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat UPTD Kota Cirebon, juga menyambut antusias. “Kami mendukung pesan yang disampaikan Gubernur dan antusias mengikuti kegiatan sosial setelah pelantikan,” tandasnya.

Bagikan
Sumber: aktualita.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks