JAWA BARAT — Peristiwa ini menjadi pengingat keras soal pentingnya pemeriksaan sistem pengereman sebelum berkendara, terutama untuk perjalanan malam atau dini hari. Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta menyebut dugaan awal penyebab kecelakaan adalah gangguan fungsi rem yang membuat kendaraan hilang kendali.
"Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kendaraan mengalami gangguan fungsi rem sehingga kendaraan tergelincir dan masuk ke parit. Setelah itu, kendaraan terbakar," jelas AKP Henry kepada awak media.
Berdasarkan keterangan polisi, mobil melaju dari arah Kopeng menuju Salatiga. Sesampainya di simpang empat Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, pengemudi kehilangan kendali.
Kendaraan keluar jalur, masuk parit, dan kemudian terbakar. Tim kepolisian telah melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini.
AKP Henry menekankan bahwa pemeriksaan berkala pada sistem pengereman, ban, lampu, dan komponen penting lainnya wajib dilakukan. Imbauan ini bukan tanpa alasan — gangguan rem di jalan menurun bisa berakibat fatal jika tidak terdeteksi sejak awal.
"Pastikan kendaraan benar-benar dalam kondisi aman dan laik jalan sebelum digunakan, terutama ketika akan menempuh perjalanan pada malam atau dini hari," tegasnya.
Untuk pemilik Toyota Innova, insiden ini jadi momen evaluasi. Beberapa hal yang perlu dicek rutin:
Kecelakaan tunggal ini tidak menimbulkan korban jiwa, tapi kerugian materialnya signifikan. Satu unit Innova hangus terbakar — kerugian yang bisa dihindari dengan pemeriksaan pra-perjalanan yang lebih ketat.