JAWA BARAT — Pertandingan terakhir babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 mempertemukan Port FC dengan Persebaya Surabaya. Namun, hingga jelang laga, pelatih Port FC Sarawut Treephan masih enggan membeberkan rencana menurunkan Bruno Moreira.
“Belum bisa saya pastikan apakah Bruno akan bermain atau tidak,” ujar Sarawut Treephan dalam sesi jumpa pers, seperti dikutip dari laporan yang diterima redaksi.
Pernyataan ini langsung memicu spekulasi di kalangan penggemar. Apakah Bruno diistirahatkan untuk menjaga kebugarannya atau ada pertimbangan taktis lain dari pelatih asal Thailand tersebut.
Bruno Moreira bukan nama asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Eks striker Persija Jakarta itu punya catatan mentereng saat berlaga di Liga 1. Kehadirannya di lini depan Port FC menjadi ancaman serius bagi pertahanan Bajul Ijo.
Jika dimainkan, duel antara Bruno Moreira dan bek Persebaya diprediksi menjadi salah satu fokus utama pertandingan. Namun, jika absen, Port FC kehilangan sosok penyerang haus gol yang bisa mengubah jalannya laga.
Laga ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk melaju ke babak berikutnya. Persebaya datang dengan ambisi besar membawa pulang kemenangan. Sementara Port FC, yang juga butuh poin, harus pintar-pintar memanfaatkan setiap peluang.
Keputusan Sarawut soal Bruno Moreira akan sangat mempengaruhi peta kekuatan Port FC. Apakah ia akan menjadi starter atau sekadar penghangat bangku cadangan? Jawabannya baru akan terjawab saat kick-off dimulai.
Publik sepak bola Indonesia tentu menanti aksinya jika benar diturunkan. Persebaya pun wajib waspada, meski status Bruno belum pasti.