SUKABUMI — Peristiwa kebakaran melanda permukiman padat di Kampung Cimahigirang, RT 22/RW 06, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (2/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Delapan keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat mereka akibat musibah tersebut.
Api pertama kali terlihat membakar rumah milik Ending sebelum akhirnya menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kadudampit, Didin Saripudin, menyebutkan sumber api berasal dari korsleting listrik di rumah korban pertama.
Kobaran Api Meluluhlantakkan Tujuh Rumah Warga
Dari delapan rumah yang terdampak, tujuh di antaranya mengalami rusak berat. Rumah milik Opi, Ramdan, Mas Ito, Ipah, Elih, dan Umam tercatat paling parah terdampak amukan si jago merah, sementara rumah milik Uum mengalami rusak ringan.
Selain merusak bangunan, kebakaran ini juga menghanguskan tiga unit sepeda motor dan satu unit sepeda listrik yang seluruhnya milik Ending. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh warga yang rumahnya terdampak kini bergantung pada bantuan kerabat terdekat.
Tim Pemadam Gabungan Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran
Komandan Posko VI Damkar Cisaat, Unang Sofyan, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dan langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Armada tersebut berasal dari Posko Cisaat, Cibadak, dan Damkar Kota Sukabumi.
"Pas datang ke sana api sudah membumbung tinggi dan merambat. Bangunan rumah yang cukup tua serta faktor musim kemarau membuat api cepat membesar," jelas Unang.
Bangunan yang relatif tua serta kondisi cuaca kemarau disebut menjadi faktor utama yang membuat api cepat menyebar ke rumah-rumah lain. Lokasi permukiman yang cukup padat juga mempersulit upaya pemadaman di awal kejadian, meskipun tim tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima.