JAWA BARAT — Berkunjung ke Bandung rasanya belum afdal kalau belum mampir ke tempat ngopi atau makan yang baru hits. Tapi selain kafe-kafe modern yang bermunculan, ada juga tempat legendaris yang menyimpan cerita dan cita rasa khas, cocok banget buat kamu yang ingin bernostalgia atau sekadar cari suasana berbeda.
Dari konsep unik yang menggabungkan klinik dan kedai kopi, hingga restoran all-day dining bernuansa homey, berikut tiga rekomendasi tempat nongkrong estetik yang bisa jadi pilihan kamu saat liburan atau jalan-jalan sore di Kota Kembang.
1. Ngopi Asik di Dalam Klinik Gigi, dr. Ells Coffee Clinic
Siapa sangka, ruang tunggu klinik gigi bisa disulap jadi kedai kopi kekinian? Konsep inilah yang ditawarkan dr. Ells Coffee Clinic di Jl. Sukahaji No. 5, Sukasari. Kafe mungil ini menyatu dengan praktik dokter gigi, jadi suasana di dalamnya terasa bersih, rapi, dan menenangkan.
Area indoor-nya sengaja dibuat compact dengan hanya tiga kursi yang merangkap sebagai tempat memesan dan meracik kopi. Jangan khawatir sempit, karena ada area outdoor bergaya Skandinavia yang didominasi nuansa abu-abu dan putih. Kursi serta meja biru kobalt yang mencolok jadi latar foto estetik yang sayang dilewatkan.
Dari segi menu, kamu bisa memilih beragam racikan kopi dan teh, mulai dari es kopi susu, americano, hingga matcha latte. Temani ngopimu dengan egg tart atau chocolate croissant. Harganya bersahabat, mulai dari Rp20 ribuan untuk minuman dengan kualitas premium.
2. Suasana Rumah yang Hangat di Theo's Wife Lois
Berdiri sejak dua tahun lalu, Theo's Wife Lois (TWL) berhasil mencuri hati warga Bandung dan wisatawan. Kafe dan restoran bergaya all-day dining ini punya cerita unik di balik namanya, yaitu tentang Theo dan Lois, dua solo traveler yang bertemu di luar negeri dan jago masak.
Interiornya didesain homey banget, dilengkapi teras depan, ruang tamu, dan halaman belakang. Palet warna beige dan soft pink mendominasi ruang tengah, tampil chic dan casual. Sementara itu, area semi-outdoor di belakang bebas rokok dan ditata seperti halaman rumah sendiri, dengan banyak kursi kayu dan elemen hijau dari tanaman rambat yang membuat suasana sejuk.
Begitu masuk, deretan bakery dan pastry sudah menggoda mata. Untuk makanan utama, TWL menyajikan kuliner fusion perpaduan western dan Asia yang cocok di lidah orang Indonesia. Coba deh Korean Dry Ramen, La Bella Burrata Pizza, atau Classic Beef Lasagna. Jangan lupa cicipi juga Jalapeno Cheese Bagels dan Parmesan Salt Bread-nya yang legendaris. TWL berlokasi di Jl. Progo No. 23.
3. bernostalgia di Tizi Restaurant and Cake Shop, Klasik Sejak 1970-an
Kalau kamu ingin merasakan sensasi makan di rumah tua bergaya Eropa, Tizi Restaurant and Cake Shop jawabannya. Restoran yang sudah berdiri sejak era 1970-an ini mempertahankan desain klasik-vintage dengan bangunan menyerupai rumah tua dan taman cantik di bagian tengah.
Begitu melangkah masuk, kamu akan disambut meja dan kursi antik, hiasan dinding vintage, serta furnitur kayu berukir detail. Kesan jadulnya makin kuat dengan hadirnya taplak meja kotak-kotak merah-putih yang klasik dan nostalgik. Suasananya benar-benar membawa kita mundur ke masa lalu.
Area restorannya luas dengan banyak pilihan tempat duduk, sebagian besar semi-outdoor yang teduh. Jika ingin lebih privat, tersedia ruang indoor. Menu andalannya adalah hidangan Eropa klasik seperti Wiener Schnitzel, Schaschlik—daging panggang bersate dengan bawang dan paprika—serta aneka pilihan steak. Harga makanannya mulai Rp90 ribuan, dan minuman mulai Rp30 ribuan. Tizi beralamat di Jl. Kidang Pananjung No. 3, Dago.
Mana nih yang paling bikin penasaran untuk dikunjungi? Kapan pun kamu butuh jeda dari rutinitas, ketiga tempat ini bisa jadi pilihan untuk mengisi ulang energi sambil menikmati suasana khas Bandung yang nggak ada matinya.