Pencarian

Pemkab Bandung Barat Ambil Alih Pembangunan Jembatan Penyeberangan Waduk Saguling Cililin, 16 Murid SD Tak Lagi Naik Rakit

Minggu, 30 Agustus 2026 • 00:16:02 WIB
Pemkab Bandung Barat Ambil Alih Pembangunan Jembatan Penyeberangan Waduk Saguling Cililin, 16 Murid SD Tak Lagi Naik Rakit
Pemkab Bandung Barat mengambil alih pembangunan jembatan penyeberangan Waduk Saguling di Cililin untuk menggantikan akses rakit bagi 16 murid SDN Budiharja.

CILILIN — Rencana pembangunan akses jembatan penyeberangan untuk murid SD di Kampung Sadang dan Gombong, Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya menemukan titik terang. Setelah tim Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat turun ke lokasi, pemerintah kabupaten justru meminta agar proyek strategis ini dikerjakan oleh mereka.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menghubunginya secara langsung untuk menyatakan kesiapan mendanai dan mengerjakan fasilitas fisik tersebut. Langkah ini diambil demi menghapus risiko bahaya yang selama ini dihadapi belasan siswa setiap hari.

"Tadinya oleh kami membangun (jembatan). Tadi Bupati telepon karena saya mengunggah (video anak menyebrangi Waduk Saguling menggunakan rakit), kemudian DBMPR turun hari ini. Bupatinya telepon tadi, 'Pak Gubernur, jangan oleh Gubernur, oleh Bupati saja'. Ya saya bilang terima kasih," kata Dedi, Sabtu (29/8/2026).

Rute Memutar 4 Kilometer Tiap Hari Demi Sekolah

Sebanyak 16 murid SDN Budiharja selama ini terpaksa menyeberangi Waduk Saguling menggunakan rakit. Jalur air sejauh 200 meter ini menjadi pilihan karena hanya memakan waktu lima menit, jauh lebih cepat dibandingkan jalur darat yang harus memutar hingga empat kilometer dengan durasi tempuh sekitar 30 menit.

Setiap hari, para siswa itu mempertaruhkan keselamatan diri di atas air sebelum memulai pelajaran. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena menyangkut nyawa anak-anak dalam menempuh pendidikan.

Peran Pemprov Jabar dalam Proyek Jembatan Cililin

Meski pembangunan fisik menjadi tanggung jawab Pemkab Bandung Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemprov Jawa Barat tidak akan melepas begitu saja. Pemerintah provinsi berkomitmen mengawal proses pembangunan dan memberikan dukungan teknis agar infrastruktur penyeberangan dapat segera terbangun.

Prioritas utama seluruh tingkatan pemerintahan, kata Dedi, adalah menghadirkan rasa aman bagi anak-anak saat menuntut ilmu. Infrastruktur penyeberangan yang menghubungkan Kampung Sadang dan Gombong tersebut diharapkan tidak lagi dihantui risiko bahaya luapan air saat musim hujan tiba.

Dengan adanya kepastian pendanaan dari APBD Kabupaten Bandung Barat, warga Cililin kini berharap proses pembangunan jembatan tidak berlarut-larut. Kehadiran akses darat yang layak akan mengubah rutinitas berisiko para pelajar menjadi perjalanan yang aman dan nyaman ke sekolah.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: harapanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks