Pencarian

Pemkot Bandung Matangkan Rencana Sulap Pasar Baru dan Pecinan Lama Jadi Destinasi Kuliner Kelas Dunia, Tunggu Investor

Kamis, 27 Agustus 2026 • 15:32:31 WIB
Pemkot Bandung Matangkan Rencana Sulap Pasar Baru dan Pecinan Lama Jadi Destinasi Kuliner Kelas Dunia, Tunggu Investor
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan rencana pengembangan kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama menjadi destinasi kuliner kelas dunia di Bandung, Kamis (27/8/2026).

BANDUNG — Kawasan Pasar Baru yang selama ini dikenal sebagai pusat grosir tekstil di Bandung bakal berubah wajah. Pemkot Bandung memasukkan kawasan ini beserta Pecinan Lama ke dalam rencana pengembangan destinasi kuliner dan ekonomi kreatif bertaraf internasional, dengan target pembenahan infrastruktur pendukung mulai digarap pada 2027.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mengucurkan anggaran untuk proyek ini. Seluruh pembiayaan ditanggung investor swasta, sementara Pemkot hanya berperan dalam penataan kawasan dan kepastian regulasi.

“Semuanya dalam format kerjasama investasi antar-swasta. Pemerintah hanya mengatur regulasinya,” ujar Farhan, Kamis (27/8/2026).

Investasi 100 Persen Swasta, Pemkot Fokus pada Penertiban

Farhan menjelaskan, pihaknya saat ini masih menunggu kepastian dari para pelaku usaha yang akan terlibat. Ia menyebut konsep pengembangan sebenarnya sudah disiapkan, namun eksekusi di lapangan bergantung pada kesiapan mitra dan kerja sama pembangunan lokasi.

“Kalau itu memang konsepnya sudah masuk, tapi saya memang menunggu kepastian dari kesiapan para pelakunya dulu dan juga kerja sama dalam rangka pembangunan penyiapan lokasi,” katanya.

Peran pemerintah dalam proyek ini difokuskan pada fungsi penataan dan penertiban. Tujuannya memastikan kawasan yang dikembangkan memiliki lingkungan yang nyaman, tertib, dan mendukung aktivitas ekonomi.

“Artinya kita kembali ke fungsi penataan dan penertiban. Investasi 100 persen swasta,” ujarnya.

Jalan Kecil di Sekitar Pasar Baru Akan Dirapikan pada 2027

Bagian terpenting dari pengembangan ini adalah pembenahan infrastruktur pendukung. Farhan menyebut sejumlah ruas jalan kecil di sekitar kawasan akan dirapikan pada 2027, mencakup Jalan ABC, Suniaraja, Alkateri, hingga kawasan belakang Pasar Dulatip.

Pembenahan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan antara Pemkot Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat daya tarik kawasan.

“Itu akan memberikan alasan untuk kita di tahun 2027 semua jalan-jalan kecil ABC, Suniaraja, Alkateri itu jalannya akan dirapikan lagi semuanya,” kata Farhan.

Penataan infrastruktur ini dinilai krusial, bukan hanya untuk kenyamanan pedagang, tetapi juga akses pengunjung dan kualitas lingkungan secara keseluruhan.

Dua Konsep Pengembangan: Pecinan Lama dan Kuliner Malam

Setidaknya terdapat dua konsep yang bakal dijalankan di kawasan tersebut. Pertama, Pecinan Lama yang akan menjadi bagian permanen dari kawasan pengembangan sebagai daya tarik wisata kuliner dan ekonomi kreatif.

Kedua, konsep kawasan kuliner yang beroperasi pada malam hari dengan pendekatan penataan ketat. Konsep ini mengusung prinsip “datang bersih, pulang bersih” agar aktivitas kuliner malam tidak meninggalkan persoalan sampah atau gangguan bagi lingkungan sekitar.

“Konsepnya sudah bagus. Nanti akan melibatkan area di Pasar Baru dan juga Pecinan Lama. Keren lah,” tutur Farhan.

Rencana Shuttle Bandara ke Pasar Baru Masih Menunggu Proposal

Pemkot Bandung juga membuka peluang penyediaan transportasi khusus yang menghubungkan Bandara Internasional Husein Sastranegara dengan Pasar Baru dan sejumlah destinasi lainnya. Layanan ini nantinya tidak hanya terbatas pada Pasar Baru, tetapi juga kawasan wisata dan pusat aktivitas kota seperti Dago.

Farhan mengakui hingga saat ini belum tersedia kendaraan khusus tersebut. Pihaknya masih menunggu proposal dari sejumlah pelaku angkutan swasta yang berminat menggarap rute ini.

“Belum ada, tapi usulannya sudah ada. Saya masih menunggu usulan dari beberapa pelaku angkutan swasta untuk menyediakan shuttle antara bandara dengan beberapa titik yang lain,” kata Farhan.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: juaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks