Musim libur Juli ternyata tidak membuat investor ventura berhenti bergerak. Data aktivitas pendanaan sepanjang bulan lalu menunjukkan para pemain lama kembali menguasai papan atas, baik dari sisi jumlah kesepakatan maupun nilai putaran yang dipimpin. Konsentrasi pendanaan juga masih terpusat pada perusahaan-perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI), sebuah pola yang konsisten terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Khosla Memimpin, Y Combinator Kembali Rajai Jumlah Kesepakatan
Khosla Ventures menjadi lead investor paling sibuk untuk putaran senilai US$5 juta atau lebih, dengan total delapan kesepakatan di bulan Juli. Dua di antaranya yang terbesar adalah pendanaan Seri A senilai US$300 juta untuk startup komputasi kuantum Oratomic dan Seri C senilai US$120 juta untuk penyedia teknologi hukum berbasis AI, Norm AI.
Posisi kedua ditempati Insight Partners dengan enam kesepakatan sebagai pemimpin putaran, disusul Andreessen Horowitz (a16z) dengan lima kesepakatan. Namun, ketika kategori diperluas mencakup semua partisipasi investasi—baik sebagai lead maupun non-lead—Y Combinator tetap tak tertandingi. Inkubator terkenal asal Silicon Valley itu terlibat dalam setidaknya 19 putaran pendanaan, sebuah angka yang jauh melampaui pesaing terdekatnya.
Insight Partners dan Andreessen Horowitz berada di belakang Y Combinator dengan masing-masing 10 kesepakatan. Khosla Ventures dan Index Ventures menyusul dengan sembilan kesepakatan per perusahaan. Pola partisipasi Y Combinator biasanya berupa kepemilikan saham minoritas di putaran lanjutan untuk startup yang pernah mereka bina.
Coatue dan Nvidia Kuasai Putaran Bernilai Miliaran Dolar
Dari sisi nilai agregat, Coatue tercatat sebagai lead investor dengan pengeluaran tertinggi. Dana lindung tersebut memimpin pendanaan senilai US$10 miliar untuk Blue Origin, perusahaan roket milik Jeff Bezos. Meski masuk dalam data, Blue Origin yang didirikan pada 2000 dinilai sudah terlalu matang untuk disebut startup, kendati statusnya masih perusahaan privat.
Nvidia, raksasa pembuat chip, juga ikut ambil bagian besar dengan mendukung pendanaan senilai US$5 miliar untuk Safe Superintelligence, startup AI yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan tingkat lanjut. Sementara itu, Index Ventures dan Andreessen Horowitz sama-sama memimpin atau ikut memimpin putaran yang nilai gabungannya masing-masing melebihi US$2 miliar.
Peta Investor Seed: Nama Lama Masih Mendominasi
Untuk kategori investor tahap awal (seed), peringkat Juli sedikit lebih sulit disusun karena sering ada jeda waktu sebelum kesepakatan kecil masuk ke dalam basis data. Meski begitu, satu hal yang jelas: Y Combinator kembali menjadi investor paling produktif di tahap ini.
Nama-nama lain yang lazim muncul seperti LvlUp Ventures dan Alumni Ventures juga menempati posisi tinggi dalam daftar investor seed paling aktif. Aktivitas yang stabil ini menunjukkan bahwa minat terhadap perusahaan rintisan tahap awal belum surut, meskipun sebagian besar perhatian pasar tertuju pada putaran pendanaan raksasa bernilai miliaran dolar di sektor AI.
Data ini melengkapi laporan sebelumnya yang mencatat rekor 14 putaran pendanaan senilai US$1 miliar atau lebih pada Juli, mendorong laju investasi ventura global ke level historis tertinggi.