Pencarian

Harga Perangkat Streaming Roku Naik Hingga 50 Persen, Ultra Kini Rp2,5 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 • 09:52:31 WIB
Harga Perangkat Streaming Roku Naik Hingga 50 Persen, Ultra Kini Rp2,5 Juta

JAWA BARAT — Roku, salah satu pemain utama di pasar perangkat streaming, menaikkan harga semua lini produknya secara signifikan. Laporan pertama dari The Desk yang kemudian dikonfirmasi oleh Engadget menyebutkan bahwa kenaikan berkisar antara US$10 hingga US$50 tergantung model. Perangkat paling mahal, Roku Ultra, sekarang dibanderol US$150 – naik 50% dari harga sebelumnya US$100. Sementara Streaming Stick entry-level naik dari US$30 menjadi US$40.

Kenaikan ini diterapkan di Amerika Serikat dan belum diumumkan untuk pasar Indonesia. Namun, karena produk Roku dijual secara global melalui platform e-commerce dan toko fisik, pengguna di dalam negeri kemungkinan akan merasakan dampaknya dalam waktu dekat dengan harga impor yang ikut terkerek.

Kenaikan Harga: Ultra dan Streaming Stick Paling Terpukul

Berikut rincian perubahan harga jajaran Roku berdasarkan laporan terbaru:

  • Roku Ultra – dari US$100 (Rp1,65 juta) menjadi US$150 (Rp2,48 juta) – naik US$50.
  • Roku Streaming Stick – dari US$30 (Rp495 ribu) menjadi US$40 (Rp660 ribu) – naik US$10.
  • Roku Express dan model lain – ikut naik, meski belum disebutkan angka persisnya oleh Roku.

Di situs resmi Roku, harga lama saat ini masih ditampilkan sebagai harga diskon. Belum diketahui berapa lama promo tersebut berlangsung.

Penyebab: Krisis Memori Imbas AI Boom

Roku menyebutkan bahwa kenaikan harga ini adalah akibat dari kenaikan biaya komponen memori di seluruh industri. Seorang eksekutif Roku mengatakan kepada The Desk bahwa perusahaan mengambil “keputusan sulit” (tough decision) untuk menaikkan harga guna mengatasi kelangkaan memori dan komponen lain yang dipicu oleh ledakan permintaan dari sektor AI.

Peningkatan permintaan chip memori seperti DRAM dan NAND untuk pusat data AI telah membuat harga komponen melonjak sejak awal 2024. Roku, yang menggunakan memori dalam jumlah relatif kecil pada perangkat streaming-nya, ternyata tetap terkena imbasnya.

Pernyataan CEO: Dulu Optimistis, Kini Ikut Terdampak

Dalam panggilan pendapatan terakhir Roku, CEO Anthony J. Wood menyatakan bahwa perangkat Roku menggunakan memori yang “jauh lebih sedikit dibandingkan pesaing” dan biaya komponennya lebih rendah. Ia bahkan memposisikan kenaikan harga memori sebagai peluang – karena bisa mendorong lebih banyak produsen pihak ketiga beralih ke platform Roku. Namun, langkah menaikkan harga perangkat first-party ini menunjukkan bahwa optimisme tersebut tidak sepenuhnya terwujud.

“Perangkat kami menggunakan memori yang signifikan lebih sedikit dari kompetitor, dan komponen yang kami pakai biayanya lebih rendah,” kata Anthony J. Wood saat earnings call sebelumnya.

Kenaikan harga ini membuktikan bahwa bahkan Roku – yang sebelumnya dianggap lebih tahan terhadap gejolak harga memori – akhirnya harus menyesuaikan diri.

Dampak ke Konsumen dan Pasar Streaming

Bagi konsumen yang sudah setia pada ekosistem Roku, kenaikan harga ini mungkin membuat mereka berpikir ulang. Di AS, Roku bersaing langsung dengan Amazon Fire TV, Google Chromecast, dan Apple TV – yang juga menggunakan komponen serupa. Jika tren kenaikan harga memori berlanjut, bukan tidak mungkin pesaing akan mengikuti langkah Roku.

Untuk pasar Indonesia, perangkat streaming seperti Roku biasanya dibeli melalui importir atau platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Amazon yang mengirim langsung. Kenaikan harga global ini kemungkinan akan diteruskan ke konsumen lokal, ditambah biaya pajak dan ongkos kirim. Belum ada konfirmasi dari Roku mengenai ketersediaan dan harga resmi untuk Indonesia.

Rekomendasi untuk pembaca: jika Anda sudah lama menunggu promo Roku Ultra atau Streaming Stick, segera manfaatkan harga lama yang masih terpajang sebagai “diskon” di situs resmi. Setelah stok habis atau promo berakhir, harga baru akan berlaku permanen. Sementara itu, pertimbangkan juga alternatif dari Google Chromecast atau Amazon Fire TV yang belum mengumumkan kenaikan serupa.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks