SUKABUMI — BPJT bersama PT TransJabar Toll selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lokasi timbunan dan galian di Seksi 3. Langkah ini diambil untuk memastikan kemiringan lereng sesuai standar teknis sebelum jalan tol dioperasikan.
Pengamanan Lereng Jadi Prioritas Utama
“Pengamanan lereng sangat krusial agar jalan tol lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat,” ujar Wilan dalam keterangan tertulis yang diterima baru-baru ini.
Upaya pengamanan tersebut membutuhkan penambahan lahan yang cukup luas. Proses pembebasan lahan tambahan saat ini tengah berjalan.
Target Rampung dan Pengawasan DPR
Dengan progres konstruksi yang sudah menembus 81,49 persen, tol seksi ini ditargetkan selesai pada 2027. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mengingatkan pentingnya pengawasan aktif pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur strategis ini.
“Pengawasan ketat diperlukan agar kualitas dan keamanan tol benar-benar terjamin,” tegas Ridwan Bae dalam kesempatan terpisah.
Manfaat Tol Bocimi bagi Warga Sukabumi
Kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 diharapkan memangkas waktu tempuh dari Ciawi menuju Sukabumi Barat secara signifikan. Masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur alternatif melalui Cibadak bakal mendapat akses lebih cepat dan nyaman.
BPJT berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi sesuai jadwal tanpa mengorbankan aspek keselamatan. Perbaikan lereng menjadi salah satu indikator utama sebelum jalan tol dinyatakan layak operasi.