Pencarian

Pemkab Bandung Siapkan Lahan 6.000 Meter Persegi untuk SMAN Baru di Pangalengan, Atasi Ribuan Siswa Tak Tertampung

Rabu, 08 Juli 2026 • 22:07:31 WIB
Pemkab Bandung Siapkan Lahan 6.000 Meter Persegi untuk SMAN Baru di Pangalengan, Atasi Ribuan Siswa Tak Tertampung
Pemkab Bandung siapkan lahan 6.000 meter persegi untuk pembangunan SMAN baru di Pangalengan.

BANDUNG — Sekitar 1.000 lulusan SMP di Pangalengan setiap tahun harus rela tak melanjutkan ke sekolah negeri karena daya tampung yang terbatas. Pemerintah Kabupaten Bandung pun bergerak dengan menyiapkan lahan 6.000 meter persegi sebagai lokasi pembangunan SMA Negeri baru.

Anggaran Disiapkan di APBD Perubahan 2026

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, penyediaan lahan menjadi opsi apabila pemanfaatan tanah carik Desa Pulosari tidak bisa direalisasikan. Mekanisme pemanfaatan aset desa itu masih terkendala regulasi.

"Kami siap menganggarkan pengadaan lahan sekitar 6.000 meter persegi melalui APBD Perubahan Tahun 2026 apabila mekanisme pemanfaatan tanah carik tidak memungkinkan," ujarnya di Bandung, Rabu.

Setiap Tahun 2.000 Lulusan SMP, Daya Tampung Hanya 900 Kursi

Rencana pembangunan SMAN baru di Pangalengan bukan tanpa alasan. Data Pemkab Bandung menunjukkan, setiap tahun terdapat sekitar 2.000 lulusan SMP di wilayah tersebut. Sementara itu, kapasitas SMA dan SMK negeri yang tersedia hanya mampu menampung sekitar 900 siswa.

"Yang terpenting sekarang bukan saling menyalahkan, tetapi mencari solusi terbaik untuk masa depan anak-anak kita," kata Dadang.

Usulan Lahir dari Rembug Bedas 2024

Pembangunan sekolah ini telah diusulkan sejak Rembug Bedas 2024. Namun, hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan tanah carik harus menyesuaikan dengan ketentuan pengelolaan aset desa. Pemkab Bandung pun menyiapkan skema alternatif pengadaan lahan melalui APBD.

Tekan Pernikahan Dini dan Stunting

Bupati Dadang menilai perluasan akses pendidikan bukan sekadar urusan administrasi. Ia menyebut langkah ini penting untuk menekan berbagai persoalan sosial di Pangalengan, termasuk risiko pernikahan usia dini dan munculnya kasus stunting baru.

Camat Pangalengan Vena Andriawan menambahkan, masyarakat Desa Pulosari mendukung penuh rencana pembangunan SMAN baru. "Kehadiran sekolah baru ini bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan, menekan pernikahan dini, dan mencegah stunting," katanya.

Target: Proses Regulasi Tuntas agar Pembangunan Segera Dimulai

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap penyelesaian aspek regulasi dan penyediaan lahan dapat segera dituntaskan. Dengan begitu, pembangunan SMA negeri baru di Pangalengan bisa dimulai sesuai rencana dan memperluas akses pendidikan bagi lulusan SMP di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks