JAWA BARAT — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia dan mitra strategis lainnya merancang kegiatan itu sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” diangkat untuk mendorong perubahan perilaku mobilitas masyarakat, dari kendaraan pribadi menuju aktivitas berjalan kaki.
Dari Jalan Sehat ke Indikator Kota Rendah Emisi
Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN, Lazuardi Nasution, mengatakan Enviwalk bukan sekadar acara seremonial. Kegiatan ini menjadi tolok ukur kesiapan infrastruktur hijau di Nusantara.
“Semua dirancang agar Enviwalk menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna, sekaligus langkah nyata mewujudkan Nusantara sebagai kota hijau dan rendah emisi,” ujar Lazuardi dalam keterangan resmi.
Menurutnya, Otorita IKN menargetkan peningkatan partisipasi warga dalam mobilitas non-motor setidaknya 20 persen pada akhir 2027. Angka itu akan diukur dari frekuensi penggunaan trotoar dan jalur sepeda di kawasan inti.
Kolaborasi BI dan Mitra: Edukasi Sambil Bergerak
Bank Indonesia terlibat dalam pendanaan dan penyediaan materi edukasi literasi lingkungan. Mitra lain seperti komunitas pejalan kaki dan startup transportasi hijau turut menyediakan stan informasi tentang pengurangan jejak karbon.
Ratusan peserta mengikuti rute sepanjang 2,5 kilometer dari Nusantara Park menuju titik akhir di area Gedung Kementerian Koordinator. Sepanjang jalur, panitia memasang papan informasi tentang emisi karbon yang berhasil dihemat jika berjalan kaki dibandingkan menggunakan kendaraan bermotor.
Tantangan Infrastruktur dan Perilaku di IKN
Lazuardi mengakui butuh waktu untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang terbiasa bergantung pada kendaraan pribadi. Otorita IKN telah menyelesaikan 12 kilometer trotoar di kawasan inti, namun konektivitas ke area hunian sementara masih terbatas.
“Kami terus membangun jalur pejalan kaki yang teduh dan aman. Enviwalk ini juga menjadi ajang uji coba bagi warga untuk merasakan langsung kenyamanan berjalan kaki di IKN,” tambahnya.
Kegiatan itu ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Otorita IKN, BI, dan mitra untuk memperluas program mobilitas ramah lingkungan ke kawasan Sepaku dan Penajam pada kuartal ketiga 2026.