CIAMIS — Ribuan pencari kerja memadati Job Fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis di Gedung KH Ifan Hilmy pada Kamis (4/6/2026). Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu diikuti oleh 22 perusahaan yang membuka berbagai posisi, mulai dari level operator hingga manajerial.
Walk-in Interview dan Sistem Barcode Percepat Rekrutmen
Para pencari kerja tak hanya bisa menyerahkan lamaran. Mereka juga berkesempatan mengikuti wawancara singkat atau walk-in interview di tempat. Disnaker Ciamis memanfaatkan teknologi barcode untuk memudahkan pelamar terhubung langsung dengan perusahaan tujuan.
“Pelamar cukup menyiapkan dokumen, kemudian memindai barcode yang tersedia untuk langsung terhubung dengan perusahaan tujuan. Bahkan, beberapa perusahaan juga langsung menggelar wawancara di tempat,” ujar Kepala Disnaker Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, di lokasi acara.
Animo Tinggi: 2.500 Pendaftar Online Sebelum Acara
Berdasarkan data pendaftaran online sebelum acara, tercatat 2.300 hingga 2.500 pelamar telah mendaftar. Jumlah itu belum termasuk peserta yang datang langsung pada hari pelaksanaan.
“Total pendaftar online sudah mencapai sekitar 2.500 orang, belum termasuk yang datang langsung hari ini. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan,” kata Dase.
Lowongan Luar Negeri: Rumania Jadi Salah Satu Tujuan
Selain lowongan di dalam negeri, Disnaker Ciamis juga menghadirkan peluang kerja ke luar negeri. Salah satu negara tujuan yang ditawarkan adalah Rumania. Proses penyaluran tenaga kerja dilakukan melalui perusahaan penyalur tenaga kerja resmi.
Lowongan yang tersedia pun beragam, mencakup berbagai jenjang pendidikan dan keahlian. Hal ini memberikan kesempatan luas bagi masyarakat Ciamis dan sekitarnya.
Target Disnaker: Tekan Angka Pengangguran di Ciamis
Dase berharap Job Fair ini mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Ciamis. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, sehingga bisa terserap ke dunia kerja dan berdampak pada penurunan angka pengangguran,” katanya.
Salah seorang pencari kerja, Ika Rosantika (50), warga Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, rela datang sejak pagi. Ia mengaku pernah bekerja di pabrik sebelumnya dan berharap bisa kembali mendapatkan pekerjaan lewat bursa kerja ini.