BANDUNG BARAT — Tiga ruas jalan di selatan Kabupaten Bandung Barat masuk daftar prioritas perbaikan tahun ini. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran mencapai Rp 7,5 miliar untuk penanganan awal infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan pembangunan jalan menjadi fokus pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan terluar.
"Memang masih banyak daerah-daerah di selatan yang khususnya yang terluar dari Bandung Barat ini memang kesulitan di pembangunan infrastruktur," katanya di Gununghalu, Rabu.
Kerusakan Parah di Tiga Ruas Jalan
Data Dinas PUPR Kabupaten Bandung Barat mencatat, ruas Jalan Gununghalu Datarpuspa mengalami kerusakan sedang sepanjang 900 meter dan kerusakan berat mencapai 1,12 kilometer. Pemerintah mengalokasikan Rp 4 miliar untuk penanganan awal ruas tersebut.
Sementara itu, Jalan Celak Sodong memiliki kerusakan ringan 1,1 kilometer, rusak sedang 900 meter, dan rusak berat 3,6 kilometer. Anggaran Rp 2,5 miliar disiapkan untuk membangun jalan beton pada tahun ini.
Ruas Jalan Malaka Cijenuk di Kecamatan Sindangkerta menjadi perhatian khusus. Seluruh panjang jalan sejauh 1,5 kilometer tercatat dalam kondisi rusak berat. Pemkab mengalokasikan Rp 1 miliar untuk pembangunan jalan beton sepanjang 250 meter dengan lebar empat meter.
Pengerjaan Dimulai Juni atau Juli
Bupati menyebut Kecamatan Gununghalu menjadi salah satu prioritas penanganan tahun ini. Rencananya, pengerjaan akan mulai dilakukan pada bulan Juni atau Juli.
"Ya, ini (Gununghalu) salah satu yang menjadi prioritas pengerjaan tahun ini," katanya.
Pemerintah daerah berkomitmen melaksanakan pembangunan secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga yang tinggal di wilayah selatan.
Target: Konektivitas dan Pemerataan Ekonomi
Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Pemerintah juga menargetkan perbaikan ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat.