Pencarian

Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester

Senin, 01 Juni 2026 • 15:55:01 WIB
Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester
Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe meluncurkan Beasiswa SEHAT 2026 bagi mahasiswi Poltekkes dengan bantuan hingga Rp 10 juta per semester.

JAKARTA — Mahasiswi Poltekkes Kemenkes di seluruh Indonesia kini punya peluang mendapatkan beasiswa dengan total bantuan finansial mencapai Rp 10 juta per semester. Program Beasiswa SEHAT 2026 atau Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan ini digagas Kemenkes bersama Yayasan Khouw Kalbe untuk mencetak tenaga kesehatan yang siap ditempatkan di wilayah DTPK.

Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga akan mendapat pelatihan pengembangan kapasitas hingga mentoring. Program ini menyasar mahasiswi jenjang diploma dan profesi di sembilan program studi kesehatan.

Apa Saja Manfaat yang Didapat Penerima Beasiswa?

Beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan uang tunai. Penerima jenjang diploma juga bisa mengajukan dana penelitian maksimal Rp 3 juta di tahun akhir studi. Sementara untuk jenjang profesi, tersedia dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester.

  • Bantuan dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester, mencakup UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi.
  • Dana penelitian Rp 3 juta (khusus jenjang diploma, diberikan satu kali).
  • Dana penunjang kapasitas Rp 1,2 juta per semester (khusus jenjang profesi).
  • Pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring, serta akses ke jejaring nasional dan internasional.
  • Kesempatan menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial bagi jenjang profesi.

Program Studi Mana Saja yang Bisa Mendaftar?

Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari sembilan program studi kesehatan di Poltekkes Kemenkes. Beberapa di antaranya adalah Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi.

Pendaftar bisa memilih jenjang diploma (D3/D4) maupun profesi, tergantung program studi masing-masing.

Siapa Saja yang Boleh Mendaftar?

Ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi. Pendaftar wajib berjenis kelamin perempuan, Warga Negara Indonesia (WNI), dan belum menikah. Usia maksimal 24 tahun untuk jenjang diploma dan 27 tahun untuk jenjang profesi.

Mahasiswi yang mendaftar harus berstatus aktif di Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan semester tertentu: semester 1 untuk D3/D4 dan profesi, serta semester 3 untuk D4 lanjutan. Nilai rapor SLTA minimal 80 per semester menjadi syarat bagi pendaftar diploma semester 1, sementara IPK minimal 3,30 untuk D4 semester 3 dan 3,75 untuk profesi.

Peserta juga diwajibkan aktif dalam organisasi atau kegiatan kemasyarakatan, tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa, dan bersedia menjadi YKK Ambassador.

Bagaimana Cara Mendaftar dan Jadwal Seleksinya?

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon peserta harus mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan seperti KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor, KHS, ijazah, surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, dan hasil scan esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250-450 kata.

Khusus untuk jenjang profesi, peserta wajib mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok yang menjelaskan alasan pengabdian di wilayah DTPK. Sosialisasi online program ini akan digelar pada 2-5 Juni 2026.

Berikut jadwal lengkap seleksi Beasiswa SEHAT 2026:

  • Pendaftaran: 8-30 Juni 2026
  • Seleksi administrasi: 1-27 Juli 2026
  • Pengumuman administrasi: 28 Juli 2026
  • Tes penulisan esai online: 1 Agustus 2026
  • Tes wawancara online: 21 Agustus-14 September 2026
  • Pengumuman akhir: 16 September 2026
  • Registrasi ulang dan orientasi: September-Oktober 2026

Apakah Beasiswa Ini Hanya untuk Mahasiswi Baru?

Tidak. Beasiswa SEHAT 2026 terbuka untuk mahasiswi aktif di berbagai semester, tergantung jenjangnya. Untuk D3/D4, pendaftar harus berada di semester 1. Sementara untuk D4 lanjutan, pendaftar harus di semester 3. Jenjang profesi juga dibuka untuk mahasiswi semester 1.

Program ini dirancang untuk mendukung mahasiswi yang masih dalam masa studi awal hingga akhir, dengan tambahan dana penelitian bagi yang sudah di tahun akhir.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks