BOGOR — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Jawa Barat langsung diwarnai kendala teknis. Server sistem Pendaftaran Calon Murid Baru (PCMB) dilaporkan down, menyebabkan antrean panjang orang tua calon siswa di SMAN 4 Kota Bogor, Senin pagi.
Server Down, Orang Tua Serbu Sekolah
Pantauan di lokasi, puluhan orang tua berkerumun di gerbang SMAN 4 sejak pukul 07.00 WIB. Mereka datang langsung karena tidak bisa mengakses laman PCMB dari rumah. "Dari subuh dicoba terus, error semua. Takut kehabisan kuota, jadinya ke sini langsung," ujar seorang ibu yang enggan disebutkan namanya.
Petugas sekolah terlihat kewalahan mengarahkan orang tua yang panik. Beberapa di antaranya membawa berkas fotokopi rapor dan piagam prestasi, berharap bisa mendaftar secara manual. Namun, pihak sekolah memastikan semua proses hanya bisa dilakukan melalui sistem daring.
Ketua SPMB: Jangan Panik, Kuota Masih Aman
Ketua Satuan Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat wilayah Kota Bogor, Ahmad Fauzi, mengonfirmasi adanya gangguan server. Ia menyebut lonjakan akses di jam pertama menjadi penyebab utama. "Traffic pengguna sangat tinggi secara bersamaan. Kami minta orang tua tidak panik, sistem sedang dalam perbaikan," katanya di sela peninjauan.
Ahmad menambahkan, kuota di SMAN 4 Kota Bogor masih mencukupi dan belum ada pendaftar yang berhasil masuk hingga pukul 09.00 WIB. Ia meminta orang tua menunggu pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebelum mengambil langkah lain.
Fakta Singkat Gangguan PPDB Hari Pertama
- Server PCMB down sejak pukul 07.00 WIB, Senin (hari ini).
- SMAN 4 Kota Bogor menjadi salah satu titik konsentrasi orang tua karena lokasinya di pusat kota.
- Ketua SPMB memastikan proses pendaftaran belum ada yang berhasil karena sistem error.
Apa Langkah Dinas Pendidikan Selanjutnya?
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perpanjangan waktu pendaftaran. Namun, Ketua SPMB mengisyaratkan kemungkinan penambahan hari jika server belum stabil dalam 24 jam ke depan. "Kami akan evaluasi malam ini. Opsi perpanjangan sudah disiapkan," ujar Ahmad.
Sejumlah orang tua yang masih bertahan di SMAN 4 berharap ada solusi cepat. "Jangan sampai anak saya gagal daftar karena masalah server. Ini kan sudah diumumkan jauh-jauh hari, harusnya siap," keluh seorang ayah.