KLAPANUNGGAL — Rasa penasaran seorang anak berujung kepanikan di sebuah perumahan di Klapanunggal, Bogor, Senin (17/2). Jari tangan kanan bocah laki-laki berusia 6 tahun itu tersangkut di lubang mur baut pagar rumahnya dan tidak bisa dilepaskan.
Orang tua korban yang panik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari Pos Cileungsi tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan asesmen.
Evakuasi dengan Gerinda Mini Butuh Waktu 15 Menit
Petugas memutuskan untuk memotong bagian besi pagar yang menjepit jari korban menggunakan gerinda mini. Proses evakuasi berlangsung hati-hati agar tidak melukai anak.
"Kami menggunakan gerinda kecil dan terus menenangkan anak yang menangis ketakutan. Butuh waktu sekitar 15 menit untuk memotong besi dan membebaskan jarinya," ujar Kepala Regu Damkar Pos Cileungsi, Andi Setiawan.
Kondisi Korban: Jari Bengkak, Tak Ada Patah Tulang
Setelah berhasil dievakuasi, jari korban terlihat bengkak dan memerah. Petugas Damkar kemudian membawa bocah tersebut ke klinik terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Hasil pemeriksaan sementara tidak ada patah tulang. Hanya bengkak dan lecet. Anak sudah bisa digendong pulang," kata Andi.
Damkar Imbau Orang Tua Awasi Anak Saat Bermain
Insiden ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar rumah. Lubang pagar, jeruji besi, hingga celah sempit lainnya kerap memicu rasa ingin tahu anak-anak.
"Kami sering mendapat laporan jari anak tersangkut pagar, lubang kursi, bahkan tutup botol. Pengawasan orang tua saat anak bermain di luar rumah sangat penting," imbuh Andi.
- Lokasi: Perumahan di Klapanunggal, Kabupaten Bogor
- Korban: Anak laki-laki, 6 tahun
- Penyebab: Jari tersangkut lubang mur baut pagar rumah
- Evakuasi: Damkar Pos Cileungsi, potong besi pakai gerinda mini
- Kondisi akhir: Jari bengkak, tidak ada patah tulang