JAWA BARAT — Kapal Motor (KM) Mutiara Persada III mengalami gangguan pada mesin utama atau Main Engine (ME) saat berlayar di koordinat 05°47.862? LS / 105°33.083? BT, wilayah perairan Tanggamus, Lampung Selatan. Insiden ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, hanya beberapa jam setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Cigading pada pukul 04.15 WIB.
179 Penumpang dan Puluhan Truk Jadi Muatan Kapal
Berdasarkan data yang dihimpun dari otoritas setempat, kapal tersebut membawa 179 penumpang laki-laki. Selain penumpang, KM Mutiara Persada III juga mengangkut puluhan kendaraan logistik yang terdiri dari 11 truk Golongan V B, 54 truk Golongan VI B, dan 28 truk Golongan VII B dengan berbagai jenis muatan.
KN GOLOK-P.206 Dikerahkan untuk Evakuasi
Menanggapi laporan gangguan mesin, kepolisian dan tim SAR langsung bergerak. Kasubdit Patroli Airud Polda Banten Kompol Lis Handaya menyatakan bahwa kapal patroli KN GOLOK-P.206 diterjunkan untuk melakukan operasi penyelamatan.
"Setelah menerima informasi itu, KN GOLOK-P.206 langsung menjalankan operasi SAR dan evakuasi penumpang sebagai bentuk keselamatan pelayaran," kata Lis dikutip dari iNews Banten, Kamis (14/5).
Fakta Singkat Insiden KM Mutiara Persada III
- Jumlah penumpang: 179 orang, seluruhnya laki-laki
- Armada logistik: 93 unit truk berbagai golongan
- Lokasi gangguan: Perairan Tanggamus, Lampung Selatan
- Waktu kejadian: Kamis, 14 Mei 2026, pukul 09.00 WIB
- Unit penyelamat: KN GOLOK-P.206 milik Polda Banten
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan awak kapal masih terus berlangsung. Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka dalam insiden mati mesin ini. Otoritas pelabuhan setempat masih menyelidiki penyebab pasti gangguan pada mesin utama kapal tersebut.